Lhokseumawe | Universitas Malikussaleh (Unimal) telah mencapai tonggak penting dalam sejarah pengembangannya sebagai perguruan tinggi negeri strategis di barat Indonesia.
Unimal kini secara resmi membuka dua program studi baru yang sangat dinantikan, yaitu Program Doktor Ilmu Hukum dan Program Magister Ilmu Komunikasi setelah diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 629/B/O/2025,
Keputusan ini tidak hanya menandai fase baru dalam pengembangan kapasitas akademik Unimal, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat akan peningkatan kualifikasi tenaga pengajar dan peneliti hukum di wilayah Aceh dan sekitarnya.
Program Doktor Ilmu Hukum menjadi program doktoral pertama di Unimal, yang diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan akademik dan riset hukum yang berkualitas.
“Unimal berkomitmen untuk menyelenggarakan program pascasarjana yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan secara sosial,” ujar Rektor Unimal.
Dengan demikian, Unimal siap untuk memberikan kontribusi strategis bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemenuhan kebutuhan tenaga ahli di bidang komunikasi dan hukum.
Pembukaan program ini juga diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi dosen, aparatur sipil negara, serta profesional hukum di Aceh dan sekitarnya untuk melanjutkan studi doktor tanpa harus ke luar daerah.
Dengan kolaborasi yang erat antara Unimal dan berbagai institusi hukum, lembaga pemerintah, dan mitra akademik, program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pengembangan kurikulum dan penelitian yang berkualitas.
Dalam waktu dekat, Unimal diproyeksikan akan mulai menerima mahasiswa baru untuk kedua program tersebut pada tahun akademik mendatang. Dengan demikian, Unimal siap untuk memasuki era baru dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.