• Terbaru
Di Balik Gelar Pahlawan: Soeharto, Pembangunan, dan Dosa Sejarah

Di Balik Gelar Pahlawan: Soeharto, Pembangunan, dan Dosa Sejarah

11 November 2025
Bupati Aceh Timur Dorong Harga TBS Adil dan Investasi Hilirisasi Sawit

Bupati Aceh Timur Dorong Harga TBS Adil dan Investasi Hilirisasi Sawit

19 Juni 2026
Pascabanjir, Bupati Al-Farlaky Minta Program Pembangunan Dievaluasi Ulang

Pascabanjir, Bupati Al-Farlaky Minta Program Pembangunan Dievaluasi Ulang

19 Juni 2026
Satpol PP Aceh Besar Perketat Bukit Lamreh Usai Kasus Pemerasan Wisatawan

Satpol PP Aceh Besar Perketat Bukit Lamreh Usai Kasus Pemerasan Wisatawan

19 Juni 2026
Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

19 Juni 2026
Bank Indonesia Sebarkan Uang ke Pulau 3T Aceh Gunakan KRI Tuna-876

Bank Indonesia Sebarkan Uang ke Pulau 3T Aceh Gunakan KRI Tuna-876

19 Juni 2026
Pemkab Aceh Timur Gandeng Satgas PUPL Pulihkan Kebun Sawit Petani

Pemkab Aceh Timur Gandeng Satgas PUPL Pulihkan Kebun Sawit Petani

18 Juni 2026
Bupati Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Teknis Pelaporan Kinerja Daerah

Bupati Aceh Timur Hadiri Sosialisasi Teknis Pelaporan Kinerja Daerah

19 Juni 2026
Rawa Hilang, Bubu Tak Lagi Berfungsi: Hidup Warga Titi Poben Berubah Sejak Sawit Masuk

Rawa Hilang, Bubu Tak Lagi Berfungsi: Hidup Warga Titi Poben Berubah Sejak Sawit Masuk

17 Juni 2026
Bupati Aceh Timur Nyatakan Jaringan Irigasi Simpang Ulim Masuk Tahap Darurat

Bupati Al-Farlaky Sorot 350 Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam Akibat Irigasi Rusak

17 Juni 2026
Warga Hilir Bireuen Dinilai Bayar Mahal Ulah Galian C

Warga Hilir Bireuen Dinilai Bayar Mahal Ulah Galian C

17 Juni 2026
Lima Dapur MBG di Aceh Barat Daya Kembali Beroperasi Usai Dana Cair

Lima Dapur MBG di Aceh Barat Daya Kembali Beroperasi Usai Dana Cair

17 Juni 2026
Akademisi Unsam Apresiasi Bupati Al-Farlaky Gelar Haul Sultan Abdul Aziz Syah ke-1224 H

Akademisi Unsam Apresiasi Bupati Al-Farlaky Gelar Haul Sultan Abdul Aziz Syah ke-1224 H

17 Juni 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Di Balik Gelar Pahlawan: Soeharto, Pembangunan, dan Dosa Sejarah

Redaksi Penulis Redaksi
Selasa, 11/11/2025 | 15:08 WIB
Di Balik Gelar Pahlawan: Soeharto, Pembangunan, dan Dosa Sejarah
Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Langit Jakarta masih diguyur hujan ringan ketika Presiden Prabowo Subianto menyerahkan tanda kehormatan Pahlawan Nasional kepada keluarga mendiang Presiden Kedua Indonesia, Soeharto, di Istana Negara, Senin pagi, 10 November 2025. Dengan suara lantang dan nada penuh penghormatan, Prabowo menyebut Soeharto sebagai “putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan hidupnya untuk Indonesia.” Sontak, keputusan itu menggetarkan ruang publik.

Di balik tepuk tangan kenegaraan, muncul bisikan keras dari masyarakat sipil, apakah bangsa ini telah berdamai dengan sejarah, atau sedang menghapusnya?

Tak bisa disangkal, Soeharto adalah bagian penting dari sejarah republik. Ia memulai karier militernya dalam Tentara Keamanan Rakyat (TKR) usai proklamasi 1945, ikut dalam perang kemerdekaan di Yogyakarta, dan berperan dalam operasi militer melawan pemberontakan PKI Madiun pada 1948.

Setelah peristiwa G30S 1965, namanya melejit sebagai Panglima Kostrad, Soeharto mengambil alih kendali keamanan dan secara perlahan menggantikan posisi Soekarno. Tahun 1967, ia resmi menjadi Presiden dan membuka babak panjang kekuasaan Orde Baru rezim yang membentuk wajah Indonesia selama tiga dekade.

Pada dekade 1970–1980-an, Indonesia menanjak. Jalan-jalan diperlebar, sawah diperluas, dan program Inpres Desa tertinggal menjadi simbol pembangunan nasional. Suharto berhasil membawa Indonesia mencapai swasembada beras tahun 1984, mengendalikan inflasi yang sempat menembus 600 persen, serta menjaga pertumbuhan ekonomi stabil di angka 6–7persen per tahun.

Baca Juga :  Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat

Namun, di balik kemegahan pembangunan, ada sisi gelap yang perlahan menggerogoti fondasi republik. Rezim yang berdiri atas nama stabilitas justru menciptakan ketakutan yang sistematis. Ribuan orang ditahan tanpa proses hukum setelah peristiwa 1965. Amnesty International mencatat antara 500 ribu hingga 1 juta orang tewas dalam operasi pembersihan yang disebut “anti-PKI”.

Di Aceh, Sumatra Utara, Timor Timur, dan Papua, operasi militer berlangsung selama bertahun-tahun. Ratusan warga sipil hilang tanpa jejak, sebagian ditemukan di kuburan massal, sebagian lagi hanya tersisa dalam ingatan keluarga.

Baca Juga :  Idul Adha dan Ujian Percakapan di Tanah Rencong

Di tingkat nasional, kebebasan pers dibungkam, surat kabar yang menulis kritik dibredel, aktivis mahasiswa ditangkap, dan di tengah semua itu, keluarga Cendana tumbuh menjadi dinasti ekonomi. Laporan Transparency International tahun 2004 menyebut Soeharto sebagai pemimpin paling korup di dunia, dengan dugaan korupsi mencapai US$35 miliar.

Keputusan pemerintah menobatkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional menuai protes keras dari kalangan aktivis dan korban pelanggaran HAM. Amnesty International Indonesia menyebut langkah itu “bentuk pengkhianatan terhadap semangat Reformasi 1998.”

Namun pemerintah bersikukuh, melalui Peraturan Presiden Nomor 116/TK/2025 menetapkan Suhartoe menjadi pahlawan nasional. Merujuk keputusan Prabowo, Soeharto mendapat status pahlawan nasional di bidang perjuangan dan politik.

“Soeharto menonjol sejak era kemerdekaan sebagai wakil komandan BKR Yogyakarta. Soeharto memimpin pelucutan senjata Jepang di Kota Baru pada 1945,” begitu ujar pemandu seremoni.

Delapan nama lain yang ditetapkan yaitu mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), aktivis buruh Marsinah, mantan Menteri Hukum Mochtar Kusumaatmadja, Rahman el Yunusiyyah, dan mantan Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) Sarwo Edhie Wibowo. Lalu, ada Sultan Muhammad Salahuddin, Syaikhona Muhammad Kholil, Tuan Rondahaim Saragih, dan Sultan Tidore Sultan Zainal Abidin Syah.

Baca Juga :  Jembatan Darurat dan Juknis yang Mencekik Aceh

Penetapan Suharto sebagai pahlawan nasional menempatkan bangsa ini pada simpang moral antara menghargai jasa pembangunan dan mengakui dosa sejarah. Negara memang bisa memberi gelar, tetapi hanya rakyat yang bisa memberi makna.

Kini, potret Soeharto kembali terpajang di dinding negara, sejajar dengan nama-nama besar seperti Bung Karno dan Hatta. Namun di balik setiap foto resmi, masih ada kisah yang belum selesai tentang mereka yang hilang, tentang yang tak sempat bersuara, dan tentang bangsa yang terus berjuang untuk jujur pada sejarahnya.

Di antara upacara dan penghormatan, satu pertanyaan menggema, apakah pembangunan tanpa keadilan masih pantas disebut jasa?

MengirimMenciak

Baca Juga

Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat
Editorial

Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat

17 Juni 2026
Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat
Editorial

Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat

11 Juni 2026
Tanah Beutong Bukan Meja Judi Investor
Editorial

Tanah Beutong Bukan Meja Judi Investor

1 Juni 2026
Jembatan Darurat dan Juknis yang Mencekik Aceh
Editorial

Jembatan Darurat dan Juknis yang Mencekik Aceh

30 Mei 2026
Idul Adha dan Ujian Percakapan di Tanah Rencong
Editorial

Idul Adha dan Ujian Percakapan di Tanah Rencong

28 Mei 2026
Jangan Ulangi Luka BPPC dalam Tata Niaga Sawit Prabowo
Editorial

Jangan Ulangi Luka BPPC dalam Tata Niaga Sawit Prabowo

28 Mei 2026
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Bupati Aceh Timur Dorong Harga TBS Adil dan Investasi Hilirisasi Sawit

Bupati Aceh Timur Dorong Harga TBS Adil dan Investasi Hilirisasi Sawit

Penulis Redaksi
19 Juni 2026

#Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky meminta patokan harga TBS yang jelas dan mendorong hadirnya industri hilir sawit di Aceh Timur saat...

Pascabanjir, Bupati Al-Farlaky Minta Program Pembangunan Dievaluasi Ulang

Pascabanjir, Bupati Al-Farlaky Minta Program Pembangunan Dievaluasi Ulang

Penulis Redaksi
19 Juni 2026

#Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky menyatakan banjir besar memaksa Aceh Timur menyesuaikan program pembangunan. Ia juga meminta OPD serius menyusun laporan...

Satpol PP Aceh Besar Perketat Bukit Lamreh Usai Kasus Pemerasan Wisatawan

Satpol PP Aceh Besar Perketat Bukit Lamreh Usai Kasus Pemerasan Wisatawan

Penulis Redaksi
19 Juni 2026

#Kasus pemerasan Rp 3 juta terhadap wisatawan memaksa Satpol PP dan WH Aceh Besar memperketat pengawasan di Bukit Lamreh. Koordinasi...

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Kumpulkan Pimpinan PKS, Bahas Harga TBS, CSR hingga Investasi di Aceh Timur

Penulis Redaksi
19 Juni 2026

#Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky memimpin rapat koordinasi dengan pimpinan Pabrik Kelapa Sawit di Pendopo Bupati, Kamis 18 Juni 2026. Pertemuan...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In