Update 23 November 2025, 10:47 WIB | Laporan SEMENTARA Pusdalops PB BPBD Aceh Timur
Aceh Timur | Hujan deras yang melanda Kabupaten Aceh Timur sejak 20 November 2025 telah memicu banjir dan kerusakan parah di beberapa kecamatan, termasuk Simpang Ulim, Nurussalam, dan Madat.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, sekitar 3.966 kepala keluarga (15.737 jiwa) di 31 gampong terpaksa terdampak, dengan rumah-rumah mereka terendam air setinggi 10-40 cm. Sebagian genangan mulai surut, namun beberapa titik masih tergenang.
Fasilitas umum juga tidak luput dari kerusakan, seperti 1 masjid, 1 meunasah, 3 sekolah, serta jalan dan lining yang rusak. Ada 3 unit rumah mengalami kerusakan, 1 di Keude Tuha (rusak berat) di Kecamatan Simpang Ulim, dan 2 lainnya di Kecamatan Madat.
Sementara itu, 6 kepala keluarga di Simpang Ulim terpaksa mengungsi, dengan lokasi pengungsi sementara di rumah keluarga dan tetangga.
Selain itu, akibat hujan deras uga menyebabkan pohon tumbang dan sempat menggangu lalu lintas pada Sabtu, 22 November 2025, pukul 06.00 WIB.
Cuaca saat ini berawan tebal dengan hujan ringan. BPBD Aceh Timur telah berkoordinasi dengan instansi terkait, melakukan pendataan, pembersihan material, dan siaga darurat.
Anggota DPR Aceh fraksi Partai Aceh dapil Aceh Timur, M Yusuf Pang Ucok, S.H., saat dimintai tanggapannya mengimbau warga agar terus berhati-hati dalam kondisi saat ini.
“Sebelumnya cuaca ekstrem dengan peringatan dini juga telah disampaikan oleh BMKG Aceh. Kita tetap harus selalu mawas diri, periksa saluran-saluran air agar genangan air hujan dengan intensitas tinggi dapat berkurang”, ujar Pang Ucok.

























