BANDA ACEH | Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengungkapkan bahwa jumlah rumah warga yang rusak akibat banjir dan tanah longsor telah mencapai 200 ribu unit. Ia mendesak pemerintah pusat untuk menambah bantuan pembangunan hunian bagi korban bencana.
“Saya berharap pemerintah pusat dapat memahami skala kerusakan yang terjadi di Aceh dan memberikan bantuan yang lebih besar,” kata Mualem saat berkunjung ke Gayo Lues, Sabtu (20/12).
Mualem menyebutkan bahwa beberapa donatur swasta dan pemerintah telah berjanji membantu membangun hunian sementara, namun jumlahnya masih jauh dari kebutuhan.
“Kami sangat membutuhkan bantuan yang lebih besar untuk memulihkan kehidupan warga Aceh,” ujarnya.
Pemerintah Aceh dan kementerian terkait saat ini bekerja keras untuk melakukan normalisasi dan menyiapkan lahan untuk pembangunan hunian sementara.
“Kami akan terus berupaya untuk mempercepat proses pemulihan, namun kami membutuhkan dukungan yang lebih besar dari pemerintah pusat,” tambah Mualem.
Mualem juga mengapresiasi upaya pemerintah pusat dalam menyiapkan 44.045 unit hunian sementara, namun ia menekankan bahwa jumlah tersebut masih tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan warga Aceh.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan untuk menambah jumlah bantuan,” pungkasnya.

























