BANDA ACEH | Pemerintah pusat memastikan warga terdampak bencana di Aceh akan menerima bantuan sapi meugang menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.
Bantuan tersebut bakal dialokasikan dalam bentuk anggaran sebesar Rp50 juta untuk setiap desa terdampak yang telah ditetapkan sebagai wilayah bencana.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah alias Dek Fadh, mengatakan, bantuan sapi meugang tersebut merupakan hasil usulan Pemerintah Aceh yang telah disetujui langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
“Kita mendapatkan kabar tadi pagi dari pak Kasatgas tentang daging meugang yang pernah pemerintah usulkan kepada pemerintah pusat agar diberikan daging meugang atau sapi meugang kepada daerah-daerah terdampak. Responnya Pak Presiden dari minggu lalu sudah setuju memberikan sapi meugang kepada daerah-daerah terdampak,” ujar Fadhlullah, Senin (9/2/2026).
Fadhlullah menjelaskan, bantuan tersebut diberikan dalam bentuk uang dengan patokan harga sapi tertinggi yakni senilai Rp50 juta per desa. Dana tersebut akan langsung ditransfer ke pemerintah kabupaten/kota tanpa melalui pemerintah provinsi.
“Patokan pusat memberikan harga sapi tertinggi (Rp 50 juta). Tapi oleh kepala daerah nanti dalam penyalurannya mereka bisa menyalurkan per desa satu sapi (atau bisa beda lagi), tekniknya di kepala daerah semuanya,” jelasnya.
Pemerintah Aceh saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan mekanisme penyaluran bantuan sapi meugang berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.

























