LHOKSEUKAWE | Tiga unit rumah semi permanen di Desa Batuphat Barat, Lorong Setia, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, terbakar pada Sabtu pagi, 4 April 2026, sekitar pukul 08.38 WIB. Dugaan sementara, api berasal dari arus pendek listrik.
Plt Dinas Sosial Kota Lhokseumawe, Nurlina, mengatakan bahwa api diduga berasal dari listrik. “Api diduga berasal dari listrik,” katanya kepada media.
Rumah yang terbakar milik Iriansyah, Febriansyah, dan Nova Herawati, yang dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan enam jiwa.
Empat unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri dari dua unit dari BPBD dan masing-masing satu unit dari Arun dan PIM.
Tidak ada korban jiwa, namun Febriansyah mengalami luka bakar ringan saat menyelamatkan anaknya. Korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Nurlina mengatakan bahwa para korban telah mendirikan tenda darurat dan menerima bantuan masa panik. Dia juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi kebakaran rumah dan memeriksa instalasi listrik secara rutin.
“Kabut peralatan listrik yang tidak digunakan dan jauhkan bahan mudah terbakar dari sumber api. Selain itu, periksa secara rutin kondisi selang dan regulator gas untuk mencegah kebocoran,” imbuhnya.
Kebakaran ini menjadi pengingatan bagi masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menggunakan listrik dan gas.

























