ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyatakan bahwa pemerintah daerah sedang mempertimbangkan untuk mengusulkan hunian sementara (huntara) bagi keluarga yang memiliki kartu keluarga (KK) gantung akibat bencana banjir.
Hal ini disampaikan saat Bupati Al-Farlaky melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kecamatan Simpang Jernih pada Selasa, 24 Februari 2026.
“Bagaimana dengan kami yang KK gantung pak? Jadi sebelum kejadian saya tinggal bersama dengan keluarga ayah atau ibu saya. Kami tidak punya rumah tapi KK-nya pisah,” ujar seorang warga yang dikutip Al-Farlaky.
Al-Farlaky mengatakan bahwa pemerintah daerah memahami kondisi warga yang memiliki KK gantung dan sedang mencari solusi untuk membantu mereka.
“Nanti di usulan selanjutnya kita akan usulkan kepada yang KK gantung ini. Karena yang rumah huntara ini kan kecil pak, kalau tidak kita pisahkan tinggal 6 orang atau tiga KK jadi sempit,” katanya.
Bupati Al-Farlaky menambahkan bahwa pemerintah daerah akan melakukan proses usulan agar KK gantung juga bisa mendapatkan bantuan huntara. “Jadi mohon dukungan nya,” ujarnya.

























