BANDA ACEH | Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh telah menjelma menjadi salah satu tragedi hidrometeorologi paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah korban meninggal dunia telah menembus angka 502 orang, sementara puluhan lainnya belum ditemukan.
Data Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh mencatat, sebanyak 502 orang dinyatakan meninggal dunia dan 31 orang masih hilang. Angka ini masih bersifat sementara, seiring terbatasnya akses ke sejumlah wilayah terdampak.
“Pemantauan data di Pos Terpadu Pemerintah Aceh mencatat korban meninggal dunia mencapai 502 orang dan 31 orang hilang,” kata Juru Bicara Pos Komando, Murthalamuddin.
Curah hujan ekstrem yang mengguyur Aceh selama berhari-hari memicu banjir bandang dan longsor hampir di seluruh wilayah provinsi tersebut.
Bencana ini berdampak pada 18 kabupaten/kota, mencakup 202 kecamatan dan 3.543 gampong. Skala kerusakan dan jumlah korban menempatkan bencana ini sebagai krisis kemanusiaan berskala besar.
Pemerintah Aceh mencatat sebanyak 540.281 kepala keluarga terdampak, atau setara dengan lebih dari 2 juta jiwa. Selain korban meninggal dan hilang, sebanyak 4.939 orang mengalami luka ringan dan 474 orang menderita luka berat.
Banyak korban luka berat membutuhkan penanganan medis lanjutan, sementara fasilitas kesehatan di sejumlah daerah ikut terdampak bencana.
Hingga kini, proses evakuasi dan pendataan masih berlangsung. Kondisi medan yang rusak, akses jalan terputus, serta cuaca yang belum sepenuhnya membaik menjadi hambatan utama tim penyelamat.
Di lapangan, warga mengeluhkan lambannya distribusi bantuan dan minimnya peralatan berat untuk membuka akses ke desa-desa yang terisolasi.
Di tengah situasi darurat ini, bencana Aceh kembali memunculkan pertanyaan lama, sejauh mana kesiapsiagaan pemerintah menghadapi ancaman hidrometeorologi yang kian sering dan mematikan, serta apakah kerusakan lingkungan turut memperparah dampak yang kini harus dibayar mahal oleh masyarakat.
Laporan: Nanda Rizki

























