LHOKSEUMAWE | Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe memastikan ketersediaan stok beras di wilayah kerjanya dalam kondisi aman dan mencukupi hingga bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi. Saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog mencapai sekitar 21.000 ton.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Lhokseumawe, Muhammad Iqbal, mengatakan stok tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Utara.
“Stok beras yang tersedia di gudang Bulog saat ini mencapai 21.000 ton. Jumlah ini dipastikan cukup hingga enam bulan ke depan,” kata Iqbal.
Bulog juga akan segera melakukan penambahan stok melalui pengadaan gabah dari petani lokal dengan harga pembelian sebesar Rp 6.500 per kilogram.
Selain itu, Bulog Lhokseumawe juga menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasar.
Bulog Lhokseumawe juga turut membantu pemenuhan kebutuhan pangan di wilayah tengah Aceh yang terdampak bencana, dengan target pengiriman mencapai 5.000 ton hingga pertengahan Februari.
Iqbal berharap, dengan ketersediaan stok yang cukup dan distribusi yang terjaga, harga pangan pokok, khususnya beras, tetap stabil menjelang dan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
“Kami berharap harga pangan tetap terkendali, terutama menjelang Ramadhan,” pungkasnya.

























