PAPUA TENGAH | Situasi di Dogiyai, Papua Tengah, masih tegang setelah bentrokan berdarah yang menewaskan 9 orang, termasuk 2 anggota kepolisian, pada Selasa, 31 Maret 2026.
Menurut informasi yang dihimpun BisaApa.co.id, korban tewas terdiri dari 2 anggota kepolisian, 1 perempuan lanjut usia, 1 anak berusia 14 tahun, dan 5 warga sipil lainnya.
Sementara sejumlah fasilitas umum juga dilaporkan rusak dan terbakar, termasuk kendaraan dan bangunan di sekitar kantor DPRD Dogiyai.
Keluarga korban dari pihak kepolisian menuntut pelaku segera ditangkap, sementara sebagian warga menyebut pelaku masih misterius dan menolak tudingan yang mengarah ke masyarakat lokal.
“Situasi di Dogiyai masih tegang, kami masih menunggu kedatangan Kapolres Dogiyai untuk penanganan lanjutan,” kata seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.
Pemerintah dan aparat keamanan belum mengeluarkan keterangan resmi tentang kronologi utuh dan jumlah korban pasti.

























