ACEH TIMUR | Puluhan siswa dan balita dari Desa Bandar Baro dan Blang Nisam, Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur, dilarikan ke Puskesmas Alue Ie Mirah dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat, 23 Januari 2026.
Gejala keracunan seperti muntah-muntah hebat dan diare akut mulai menyerang para korban setelah mengonsumsi paket menu MBG yang terdiri dari semangka, bihun bakso, tahu, dan sayuran.
Pj Keuchik Bandar Baro, Rasyidin, menyatakan bahwa hingga saat ini 19 orang anak-anak dan balita di desanya harus mendapatkan perawatan intensif, dan ada beberapa yang sudah dibawa pulang.
“Saya bukan ahli gizi, dan saya tidak berani menuduh itu keracunan, tetapi Balita dan anak-anak di kampung saya harus dilarikan ke rumah sakit setelah makan MBG, mereka muntah-muntah terus diare,” kata Rasyidin.
Data sementara menunjukkan bahwa 16 warga yang terdiri dari pelajar dan balita dirawat di Puskesmas Alue Ie Mirah, sementara satu pasien lainnya, Dila Tita Sari (15), mengalami keracunan serius dan dirujuk ke RSUD Zubir Mahmud.
Direktur RSUD Zubir Mahmud, dr. Edi Gunawan, membenarkan bahwa ada pasien yang dirawat di RSUD akibat keracunan dan sedang ditangani pihak medis.
Hingga berita ini di tayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak SPPG terkait akibat keracunan massal ini.

























