LANGSA | Harga emas murni kadar 99,5 persen di Kota Langsa kembali mencetak rekor tertinggi, kini menembus Rp 9,5 juta per mayam, belum termasuk ongkos pengerjaan.
Kenaikan harga emas ini tidak hanya terjadi pada emas kadar tertinggi, tetapi juga merata pada jenis emas lainnya.
Pengelola Toko Emas Berkat Jasa Sejahtera, Fahru Razi, mengatakan harga emas kadar 97 persen kini berada di angka Rp 9.250.000 per mayam, sementara emas kadar 70 persen naik menjadi Rp 2.400.000 per gram.
“Semua jenis emas mengalami kenaikan,” kata Fahru.
Tren kenaikan harga emas telah berlangsung sejak akhir 2025 dan dalam beberapa pekan terakhir terus bergerak menuju rekor tertinggi.
Sebelumnya, pada Senin, 26 Januari 2026, harga emas kadar 99,5 persen masih berada di angka Rp 9.250.000 per mayam.
Fahru menjelaskan, lonjakan harga emas dipengaruhi oleh kondisi global, khususnya meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Eropa terkait isu Greenland yang memicu kekhawatiran akan perang dagang.
Meski harga emas terus merangkak naik, minat masyarakat di Kota Langsa untuk membeli emas justru tidak surut.
“Minat pembeli sangat ramai, walaupun harga emas terus naik,” pungkasnya.

























