LHOKSEUMAWE | Keluarga Muhammad Nasir, korban penembakan di Desa Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, meminta agar pelaku dapat dihukum setimpal atas perbuatannya.
Adik korban, Bustami, menyebut bahwa prarekonstruksi yang dilakukan oleh pihak kepolisian menggambarkan eksekusi terhadap abangnya sangat sadis.
“Gambaran penembakan itu sangat sadis, tidak bisa kita bayangkan, apalagi untuk anak-anak yang ditinggalkan. Kami berharap pelaku dapat hukuman setimpal seperti apa yang dialami oleh abang kami,” kata Bustami, Sabtu, 16 November 2025.
Bustami menyebutkan bahwa prarekontruksi yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian telah sesuai dengan harapan. Menurutnya, apa yang dipraktikkan sesuai dengan yang terjadi. Prarekonstruksi tersebut dilakukan sejak tersangka datang hingga bagaimana proses menembak korban.
“Termasuk ada diperagakan saat prarekontruksi itu ada yang memegang abang saya saat hendak ditembak, kami berharap semoga kasus ini bisa terungkap hingga ke akar-akarnya,” imbuh Bustami.¹
Sebelumnya, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ahzan, mengatakan tim penyidik telah melakukan prarekonstruksi kasus penembakan terhadap Muhammad Nasir (48), warga Desa Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat daerah setempat, petang Jumat, 14 November 2025 kemarin.
Prarekontruksi dilakukan langsung di tempat kejadian perkara (TKP) penembakan dengan melibatkan tersangka.
“Melakukan prarekontruksi tersebut lantaran kita melihat adanya ketidaksesuaian dari keterangan saksi di TKP dan dari tersangka,” kata Ahzan, Sabtu, 15 November 2025.
Ahzan menyebutkan, tujuan prarekontruksi ini juga salah satu bentuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kasat Reksrim Polres Lhokseumawe, AKP Bustani menyebutkan, terdapat lima adegan yang diperagakan dari prarekontruksi itu.
Terdiri dari posisi awal korban dari rumah, kemudian berlanjut di warung kopi, di depan mobil dan belakang mobil hingga terjadinya penembakan pertama dan kedua.
“Baru kita amankan satu tersangka, tapi ada lainnya yang sudah menjadi DPO dan kalau nantinya sudah diamankan, kita sampaikan di berikutnya,” sebut Bustani.

























