• Terbaru
Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

4 November 2025
Bupati Al-Farlaky dan Forkompimda Lepas Pawai Takbir

Bupati Al-Farlaky dan Forkompimda Lepas Pawai Takbir

21 Maret 2026
Pang Ucok Tutup Ramadan dengan Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Simpang Ulim

Pang Ucok Tutup Ramadan dengan Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Simpang Ulim

21 Maret 2026
Bupati Aceh Timur Pastikan Stok BBM Aman, Imbau Masyarakat Tak Terpancing Isu Kelangkaan

Bupati Aceh Timur Pastikan Stok BBM Aman, Imbau Masyarakat Tak Terpancing Isu Kelangkaan

19 Maret 2026
Gandeng BSI, Bupati Aceh Timur Santuni 476 Anak Yatim di Ranto Peureulak

Gandeng BSI, Bupati Aceh Timur Santuni 476 Anak Yatim di Ranto Peureulak

18 Maret 2026
7,5 Ton Daging Meugang Bantuan Presiden Disalurkan ke 905 KK di Aceh Besar

7,5 Ton Daging Meugang Bantuan Presiden Disalurkan ke 905 KK di Aceh Besar

18 Maret 2026
Bupati dan Kapolres Aceh Timur Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran

Bupati dan Kapolres Aceh Timur Tinjau Pos Pengamanan Mudik Lebaran

18 Maret 2026
Empat Anggota Bais TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

Empat Anggota Bais TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

18 Maret 2026
Deadline 14 April, Warga Aceh Timur Diminta Kumpulkan Bukti Kepemilikan Lahan

Deadline 14 April, Warga Aceh Timur Diminta Kumpulkan Bukti Kepemilikan Lahan

18 Maret 2026
Progres Jembatan Woyla Aceh Barat Masih Nol Besar

Progres Jembatan Woyla Aceh Barat Masih Nol Besar

17 Maret 2026
Mensos dan Mendagri Salurkan Bantuan Rp 100,9 Miliar untuk Korban Banjir di Aceh Timur

Mensos dan Mendagri Salurkan Bantuan Rp 100,9 Miliar untuk Korban Banjir di Aceh Timur

16 Maret 2026
Polres Langsa Ungkap Kasus Narkoba, 2.039 Gram Sabu Diamankan

Polres Langsa Ungkap Kasus Narkoba, 2.039 Gram Sabu Diamankan

16 Maret 2026
Harga Emas Batangan di Pegadaian Stagnan, UBS dan Galeri24 Tak Berubah

Harga Emas Batangan di Pegadaian Stagnan, UBS dan Galeri24 Tak Berubah

15 Maret 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Redaksi Penulis Redaksi
Selasa, 11/04/2025 | 15:50 WIB
Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

Ilustrasi Pengeroyokan - Arjuna Tamaraya (21) tewas di area Masjid Agung Sibolga, Sumatra Utara, karena dikeroyok oleh lima pria, Jumat (31/10/2025), sekitar pukul 03.30 WIB.

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Oleh: Cut Farah Meutia, Aktivis Perempuan Merdeka Aceh.

Innalillahi waiinailaihi Rajiun

Membaca kisah perjalanan Arjuna Tamaraya, 21 tahun, anak yatim asal Simeulue, Aceh yang baru pulang melaut dua bulan, memilih tidur sejenak di Masjid Agung Sibolga,  dipaksa pergi menghadap Allah dengan cara yang sangat tidak manusiawi, tentunya membawa rasa kesal yang tidak bisa kita gambarkan dengan kata-kata biasa.

Tragedi Arjuna, mengingatkan kita untuk lebih hati-hati dalam bersikap dan bertindak. Bagi siapa saja, terutama anak-anak muda Aceh yang ingin pergi merantau, hendaklah mempelajari kebiasaan dan adat sebuah daerah yang hendak disinggahi adalah keharusan.

Di Aceh, Mesjid adalah rumah bagi muslim untuk singgah. Jangankan musafir, para pengemispun kerap menjadikan mesjid tempat singgah mereka, baik untuk mandi maupun untuk melepas penat setelah sekian jam manadah tangan di lampu-lampu merah.

Baca Juga :  Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran

Sejak kesultanan Aceh, mesjid-mesjid di Aceh dibangun di tengah pekan (pasar), karna selain sebagai tempat ibadah, mesjid juga menjadi cermin kemajuan ekonomi sebuah daerah.

Kalau ada pekan yang ada mesjidnya, itu artinya pekan (pasar) tersebut masuk dalam takagori maju. Pasti ada saudagar atau para musafir  yang datang untuk berdagang di pasar tersebut, dan mesjid tempat mereka untuk singgah.

Seperti keberadaan mesjid raya Baiturrahman Banda Aceh. Dia berdiri kokoh di tengan pasar tempat aktifitas perekonomian rakyat bergerak.

Dulu, Mesjid dan meunasah rumah ke dua bagi anak laki-laki Aceh, “Aneuk muda eh di meunasah atawa mesjid, hana eh di rumoeh”. Begitulah makna mesjid dan meunasah bagi orang Aceh.

Walaupun budaya itu telah hilang, namun masih berbekas dalam wujud Mesjid selain rumah ibadah, juga masih sebagai tempat  singgah bagi muslim dan muslimat.

Baca Juga :  Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran

Jika Ramadhan tiba, mesjid bahkan dijadikan pengganti tempa tidur siang dan malam oleh mereka yang ingin beritiqaf.

Bagitulah makna mesjid bagi masyarakat Aceh. Mesjid selain Rumah Allah, juga tempat berteduh bagi seluruh ummat Muhammad.

Di Aceh, gembok mesjid hanya berlaku untuk hewan, terutama hewan bernajis, bukan untuk manusianya.

Berbeda dengan daerah di luar Aceh. Bagi mereka mungkin mesjid adalah bangunan eklusif yang harus dijaga dari segala bentuk yang kira-kira bisa menghilangkan eklusifitasnya,  sebuah bangunan yang harus dipuja dan disakralkan layaknya memuja dan mensakralkan Tuhan, tidak boleh disentuh.

Jadi wajar ketika ada musafir yang datang untuk melepas penat, dianggap ancaman dan dihabisi beramai-ramai hingga meregang nyawa.

Mereka menganggap musafir bisa mengotori bangunan sakral dan menghilangkan eklusifitas bangunan megah yang mereka sebut dengan rumah Tuhan.

Baca Juga :  Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran

Coba anda bayangkan Jika hal serupa diterapkan di Aceh

Sepertinya dalam satu hari entah berapa ratus jiwa yang harus mati, karna di Aceh, atas namanya tempat ibadah, baik itu mesjid, meunasah, musalla-musalla di SPBU, semuannya menjadi tempat singgah bagi para musafir.  Bahkan tidak ada patokan biaya dan batasan jam yang harus dikeluarkan oleh para pesinggah setelah memakai fasilitas tersebut.

Sebegitu indah dan terbukanya Aceh.Tapi masih tidak sedikit masyarakat di Luar Aceh yang mengatakan “ACEH MENAKUTKAN”.

Kisah Arjuna menjadi bahan pengingat bagi kita. Ternyata kampung orang tidak senyaman dan seindah kampung kita. Maka berhati-hati lah ketika hendak mengunjunginya

Arjuna, Kembalilah dengan damai dalam dekapan Dewi Shinta di Surganya Allah.

 

Tulisan ini sepenuhnya hak dan tanggung jawab penulis !

MengirimMenciak

Baca Juga

Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran
Opini

Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran

1 Maret 2026
Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?
Opini

Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?

2 Februari 2026
Membangun Aceh Tangguh Bencana
Opini

Membangun Aceh Tangguh Bencana

24 Januari 2026
Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan
Opini

Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan

28 Desember 2025
Bayang-Bayang Ratu Kegelapan di Tanah Aceh
Opini

Bayang-Bayang Ratu Kegelapan di Tanah Aceh

8 November 2025
Sudan dan Aliran Darah Kemanusiaan
Opini

Sudan dan Aliran Darah Kemanusiaan

1 November 2025
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Bantah Jubir SAH, Muntasir Age Angkat Bicara

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Bupati Al-Farlaky dan Forkompimda Lepas Pawai Takbir

Bupati Al-Farlaky dan Forkompimda Lepas Pawai Takbir

Penulis Redaksi
21 Maret 2026

#Konvoi Pawai Takbir Keliling di Aceh Timur Meriah ACEH TIMUR | Pelaksanaan pawai takbir keliling dalam rangka menyambut Hari Raya...

Pang Ucok Tutup Ramadan dengan Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Simpang Ulim

Pang Ucok Tutup Ramadan dengan Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Simpang Ulim

Penulis Redaksi
21 Maret 2026

ACEH TIMUR | Di akhir bulan Ramadan yang penuh berkah, Anggota DPR Aceh, M Yusuf Pang Ucok SH, yang dikenal...

Bupati Aceh Timur Pastikan Stok BBM Aman, Imbau Masyarakat Tak Terpancing Isu Kelangkaan

Bupati Aceh Timur Pastikan Stok BBM Aman, Imbau Masyarakat Tak Terpancing Isu Kelangkaan

Penulis Redaksi
19 Maret 2026

ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, bersama Kapolres Aceh Timur AKBP Iwan Kurniadi, meninjau Stasiun Pengisian Bahan...

Gandeng BSI, Bupati Aceh Timur Santuni 476 Anak Yatim di Ranto Peureulak

Gandeng BSI, Bupati Aceh Timur Santuni 476 Anak Yatim di Ranto Peureulak

Penulis Redaksi
18 Maret 2026

ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, bersama Bank Syariah Indonesia (BSI), menyantuni 476 anak yatim yang berasal...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In