• Terbaru
Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Ketuk Pintu Dewan HAM PBB

Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Ketuk Pintu Dewan HAM PBB

26 Desember 2025
Jaya Hartono Resmi Jadi Pelatih Kepala Persiraja Banda Aceh

Jaya Hartono Resmi Jadi Pelatih Kepala Persiraja Banda Aceh

3 Februari 2026
Satpol PP Langsa Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima, Pedagang Direlokasi

Terima Laporan Masyarakat, Satpol PP Aceh Timur Razia ASN Nongkrong di Warkop

3 Februari 2026
Aceh Siap Lakukan Lelang Kontraktor Migas di Meuseuraya dan Meuligoe

Aceh Siap Lakukan Lelang Kontraktor Migas di Meuseuraya dan Meuligoe

3 Februari 2026
Satpol PP Langsa Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima, Pedagang Direlokasi

Satpol PP Langsa Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima, Pedagang Direlokasi

3 Februari 2026
BMKG Prediksi Cuaca Panas di Aceh, Masyarakat Diminta Waspada

BMKG Prediksi Cuaca Panas di Aceh, Masyarakat Diminta Waspada

2 Februari 2026
Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?

Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?

2 Februari 2026
Hancurkan Sitem Moneter Global: Utang AS USD 38 Triliun Picu Krisis Keuangan

Hancurkan Sitem Moneter Global: Utang AS USD 38 Triliun Picu Krisis Keuangan

2 Februari 2026
Kaula Muda Aceh Desak Rekonsiliasi, Aceh Butuh Kestabilan Politik

Kaula Muda Aceh Desak Rekonsiliasi, Aceh Butuh Kestabilan Politik

1 Februari 2026
Dua Unit Rumah Warga di Semadam Aceh Tenggara Hangus Terbakar

Dua Unit Rumah Warga di Semadam Aceh Tenggara Hangus Terbakar

1 Februari 2026
HRD Pimpin PKB Aceh, Fokus pada Soliditas dan Kerja Kolektif

HRD Pimpin PKB Aceh, Fokus pada Soliditas dan Kerja Kolektif

1 Februari 2026
Lagi! Israel Kembali Serang Gaza, 31 Warga Palestina Tewas

Lagi! Israel Kembali Serang Gaza, 31 Warga Palestina Tewas

1 Februari 2026
Penangkapan Spektakuler, Dua Pencuri Tas di Banda Aceh Dibekuk Polisi

Penangkapan Spektakuler, Dua Pencuri Tas di Banda Aceh Dibekuk Polisi

1 Februari 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Ketuk Pintu Dewan HAM PBB

Redaksi Penulis Redaksi
Jumat, 12/26/2025 | 20:30 WIB
Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Ketuk Pintu Dewan HAM PBB

Konferensi pers Koalisi Masyarakat Sipil Aceh. (Foto: Dok. Ist).

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

LHOKSEUMAWE | Genap satu bulan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Aceh sejak 26 November 2025, negara dinilai masih gagal keluar dari pola lama yang lamban, parsial, dan minim akuntabilitas.

Kondisi itu mendorong Koalisi Masyarakat Sipil Aceh membawa krisis kemanusiaan ini ke level internasional, dengan melaporkan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) kepada Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa.

Dalam konferensi pers yang digelar Jum’at, 26 Desember 2025, perwakilan masyarakat sipil Aceh, Cut Mutia, menyatakan bahwa penanganan bencana oleh pemerintah tidak lagi bisa dibaca semata sebagai persoalan teknis kebencanaan, melainkan sudah memasuki wilayah kegagalan negara memenuhi kewajiban HAM warganya.

“Negara tidak boleh berlindung di balik narasi bencana alam. Ketika hak atas perumahan layak, kesehatan, pangan, air bersih, dan perlindungan sosial tidak dipenuhi, maka itu sudah menjadi persoalan hak asasi manusia,” kata Cut Meutia.

Data Posko Tanggap Darurat Aceh per 23 Desember 2025 menunjukkan skala krisis yang mencemaskan: 2.017.542 jiwa terdampak di 18 kabupaten/kota, 202 kecamatan, dan 3.543 desa.

Baca Juga :  Jalan Peureulak-Gayo Lues Rusak, Bupati Aceh Timur Desak Percepatan Pembangunan

Korban meninggal tercatat 502 orang, sementara 31 orang masih dinyatakan hilang. Lebih dari 374 ribu jiwa masih hidup sebagai pengungsi di 2.174 titik, banyak di antaranya tanpa kepastian relokasi maupun jaminan hidup yang layak.

Namun, menurut Cut Meutia, besarnya angka korban tidak sebanding dengan keseriusan respons negara. Di lapangan, pengungsian masih didominasi tenda darurat yang tidak memenuhi standar kemanusiaan.

Akses air bersih dan sanitasi yang minim, layanan kesehatan terbatas. Bahkan, di beberapa lokasi, warga terpaksa menggunakan air banjir yang tercemar untuk memasak dan memenuhi kebutuhan bayi.

“Ini bukan lagi soal logistik terlambat. Ini soal pembiaran sistematis terhadap risiko kesehatan dan keselamatan warga,” ujarnya.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Cuaca Panas di Aceh, Masyarakat Diminta Waspada

Lebih jauh, Kerusakan infrastruktur pun mencerminkan rapuhnya tata kelola penanganan bencana. Sedikitnya 1.098 titik jalan, 492 jembatan, dan 124.545 rumah rusak.

Puluhan ribu hektare lahan pertanian dan tambak yang menjadi urat nadi ekonomi warga telah hancur. Hingga kini, belum ada peta pemulihan ekonomi yang transparan dan terukur dari pemerintah pusat maupun daerah.

Masyarakat sipil menilai situasi ini bertentangan langsung dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang mewajibkan negara menjamin pemenuhan kebutuhan dasar korban.

Indonesia juga terikat pada Kovenan Internasional Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya (ICESCR) yang telah diratifikasi melalui UU Nomor 11 Tahun 2005.

“Ketika negara sudah punya instrumen hukum nasional dan komitmen internasional, tetapi korban tetap hidup tanpa air bersih dan layanan kesehatan, maka ada masalah serius dalam kehendak politik,” tagas Cut Meutia.

Baca Juga :  Aceh Percepat Impor Sapi dan Kerbau untuk Pastikan Ketersediaan Daging Ramadhan

Atas dasar itu, pihaknya secara resmi mengajukan desakan kepada Dewan HAM PBB agar melakukan pemantauan independen, mengirimkan urgent appeal kepada Pemerintah Indonesia, serta mempertimbangkan penugasan Pelapor Khusus PBB terkait perumahan, kesehatan, air bersih, dan pengungsian internal.

Mereka juga meminta jaminan perlindungan bagi relawan, jurnalis, dan pembela HAM yang bekerja di wilayah terdampak.

“Bencana tidak boleh dijadikan alasan untuk membiarkan rakyat menderita. Ketidakhadiran negara dalam situasi krisis adalah pelanggaran terhadap martabat manusia itu sendiri”, tandasnya.

Lebih lanjut Cut Meutia menegaskan, langkah ini bukan bentuk internasionalisasi konflik atau intervensi politik.

“Ini adalah mekanisme kemanusiaan yang sah ketika negara belum mampu atau belum mau hadir secara utuh”, tutupnya.

MengirimMenciak

Baca Juga

Satpol PP Langsa Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima, Pedagang Direlokasi
Umum

Terima Laporan Masyarakat, Satpol PP Aceh Timur Razia ASN Nongkrong di Warkop

3 Februari 2026
Aceh Siap Lakukan Lelang Kontraktor Migas di Meuseuraya dan Meuligoe
Umum

Aceh Siap Lakukan Lelang Kontraktor Migas di Meuseuraya dan Meuligoe

3 Februari 2026
Satpol PP Langsa Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima, Pedagang Direlokasi
Umum

Satpol PP Langsa Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima, Pedagang Direlokasi

3 Februari 2026
BMKG Prediksi Cuaca Panas di Aceh, Masyarakat Diminta Waspada
Umum

BMKG Prediksi Cuaca Panas di Aceh, Masyarakat Diminta Waspada

2 Februari 2026
Dua Unit Rumah Warga di Semadam Aceh Tenggara Hangus Terbakar
Umum

Dua Unit Rumah Warga di Semadam Aceh Tenggara Hangus Terbakar

1 Februari 2026
Pelayanan Kesehatan di Aceh Utara Mulai Pulih, 19 Puskesmas Kembali Beroperasi
kesehatan

Pelayanan Kesehatan di Aceh Utara Mulai Pulih, 19 Puskesmas Kembali Beroperasi

31 Januari 2026
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Bantah Jubir SAH, Muntasir Age Angkat Bicara

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Jaya Hartono Resmi Jadi Pelatih Kepala Persiraja Banda Aceh

Jaya Hartono Resmi Jadi Pelatih Kepala Persiraja Banda Aceh

Penulis Redaksi
3 Februari 2026

BANDA ACEH | Manajemen Persiraja Banda Aceh resmi menunjuk Jaya Hartono sebagai pelatih kepala untuk menangani Laskar Rencong mulai putaran...

Satpol PP Langsa Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima, Pedagang Direlokasi

Terima Laporan Masyarakat, Satpol PP Aceh Timur Razia ASN Nongkrong di Warkop

Penulis Redaksi
3 Februari 2026

ACEH TIMUR | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Timur melakukan razia penertiban Aparatur Sipil Negara (ASN) yang...

Aceh Siap Lakukan Lelang Kontraktor Migas di Meuseuraya dan Meuligoe

Aceh Siap Lakukan Lelang Kontraktor Migas di Meuseuraya dan Meuligoe

Penulis Redaksi
3 Februari 2026

BANDA ACEH | Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nasri Djalal, mengumumkan bahwa Aceh akan melakukan lelang kontraktor kerja sama...

Satpol PP Langsa Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima, Pedagang Direlokasi

Satpol PP Langsa Bongkar Lapak Pedagang Kaki Lima, Pedagang Direlokasi

Penulis Redaksi
3 Februari 2026

LANGSA | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Langsa mengambil tindakan tegas dengan membongkar 12 lapak pedagang kaki lima...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In