Aceh Singkil | Masyarakat dusun Bahari, desa Pulo Sarok, Singkil mengaku kecewa sekaligus mempertanyakan keseriusan Pemerintah Kabupatem setempat dalam menangani infrastruktur rusak.
“Jalan itu sudah empat tahun ini diduga dibiarkan begitu saja oleh Pemkab Aceh Singkil, melalui dinas PUPR setempat tanpa ada perbaikan maksimal. Ini memalukan,” kata salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya, kepada BisaApa.id.co, Rabu, 15 Januari 2025
Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa jalan itu sudah empat kali terjadi kecelakaan pemotor hingga menyebabkan luka, namun pihak pemerintah seakan mengabaikan kondisi jalan tersebut.
Selain itu, jalan tersebut juga berdampingan langsung dengan masjid Agung Nurul Makmur, yang berada persis didepan pendopo bupati Aceh Singkil yang hanya berjarak sekitar 200 meter.
Masih menurut warga, jalan itu kerap digunakan warga sebagai akses keluar masuk menuju perkantoran pemerintah, juga digunakan penumpang kapal menuju terminal bus antar kota.
Ia meminta agar Pemkab Aceh Singkil melalui dinas PUPR segera memperbaiki akses jalan tersebut agar lebih memudahkan masyarakat.
“Hitungan kami ada 8 atau 9 titik lubang besar yang mengalami kerusakan serius. Parahnya lagi disaat hujan deras lobang aspal akan digenangi air sehingga kerap para pengendara kesulitan melintas”, ungkapnya.
Masyarakat disana mengharapak gerak cepat Pejabata (Pj) bupati setempat, Drs Azmi MAP untuk menyahuti keluhan jalan rusak tersebut.
Laporan: Surya Padli