ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky bersama rombongan, kembali turun ke pendalaman Aceh Timur tepatnya gampong Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih pada Senin, 5 Januari 2025. Ia terus fokus memastikan huntara dan huntap warganya, infrastruktur dan fasilitas umum pasca bencana.
Kunjungan ini merupakan kali kedua bagi Al-Farlaky ke Simpang Jernih, setelah sebelumnya ia mengunjungi Gampong Batu Sumbang dan Pante Kera.
Al-Farlaky dan rombongan tiba di Gampong Rantau Panjang sekitar pukul 12.00 WIB, setelah menempuh perjalanan melalui jalur sungai selama dua jam.
Dalam kunjungannya, Al-Farlaky berdialog langsung dengan warga dan memastikan pemerintah daerah akan segera memulihkan infrastruktur rumah warga serta fasilitas umum yang rusak akibat bencana.

“Penjelasan ini kami anggap sangat penting dan harus terang benderang agar masyarakat tidak salah paham dalam proses pembangunan huntara,” kata Al-Farlaky.
Selain itu, Bupati meminta warga Rantau Panjang menggalakkan gotong royong untuk mempercepat pemulihan fasilitas umum. Ia menyebutkan sejumlah relawan telah masuk ke wilayah tersebut, termasuk personel TNI yang membantu membersihkan sekolah-sekolah.

“Silakan ikut gotong royong bersama relawan dan TNI agar Rantau Panjang bisa cepat pulih,” ujarnya.
Al-Farlaky juga meninjau langsung kondisi Sekolah Dasar, SMP, dan Puskesmas Pembantu (Pustu) di gampong tersebut, yang terdiri dari tiga dusun, yaitu Dusun Bidari, Dusun Rube, dan Dusun Jernih. Sebanyak 127 rumah dilaporkan rusak parah dalam musibah bencana ini.
Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Timur membuka pintu seluas-luasnya bagi relawan yang ingin membantu penanganan pascabencana, namun dengan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah.
“Kita tidak menutup pintu bagi relawan, asalkan ada koordinasi agar teman-teman lebih mudah bergerak di lapangan,”kata Al-Farlaky.
Ia berharap komunikasi antara Keuchik dan pihak kecamatan terus ditingkatkan, khususnya dalam pendataan dampak bencana. Ia meminta aparatur gampong bergerak cepat memastikan data yang disampaikan benar dan valid.
“Geuchik dan perangkat gampong harus gerak cepat memastikan data yang valid. Kita berharap masyarakat di sini bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala,” pungkas Al-Farlaky.

























