Aceh Timur | Virus influenza telah menunjukkan peningkatan kasus di Aceh, dengan jumlah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat dari 1.612 kasus pada Agustus menjadi 1.860 kasus pada September 2025.
Hasil pemeriksaan laboratorium juga menunjukkan adanya peningkatan kasus influenza, dengan 14 kasus positif Influenza A dan 2 kasus Influenza B terdeteksi dari 41 spesimen pasien dengan gejala influenza-like illness (ILI).
Menanggapi hal itu, Direktur RSUD dr. Zubir Mahmud, dr. Edi Gunawa, meminta masyarakat Aceh Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus influenza yang terus signifikan.
Lantaran, peningkatan kasus ini terjadi seiring dengan perubahan cuaca ekstrem dan menurunnya daya tahan tubuh masyarakat.
“Perubahan cuaca yang cepat panas dan hujan dalam satu hari membuat masyarakat lebih rentan terserang flu,” kata dr. Edi kepada BisaApa.co.id pada Minggu, 2 November 2025.
Untuk mencegah penyebaran virus influenza, dr Edi Gunawan, mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti rajin mencuci tangan, memakai masker saat sakit, dan menghindari kerumunan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menerapkan etika batuk dan bersin dengan benar.
Jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, atau nyeri tenggorokan, masyarakat diimbau untuk segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.
“Langkah sederhana seperti istirahat cukup, konsumsi makanan bergizi, buah-buahan, dan menjaga kebersihan lingkungan akan sangat membantu menekan penyebaran penyakit,” pungkas dr. Edi.
| Laporan: Nanda Rizki

























