Langsa | Polres Langsa kembali menerima penyerahan senjata api ilegal dari warga untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Langsa.
Kapolres Langsa, AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, dalam keterangannya pada Jumat (9/5) menerangkan bahwa penyerahan ini merupakan hasil penggalangan dan deteksi yang dilakukan oleh anggota Sat Intelkam Polres Langsa.
Pada 8 Mei 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, seorang warga menyerahkan 2 senjata api rakitan dan sejumlah amunisi ke Polres Langsa. Senjata yang diserahkan adalah 1 laras panjang dan 1 laras pendek, serta 5 butir amunisi.
Penyerahan senjata api dan amunisi ini merupakan hasil dari penggalangan Sat Intelkam Polres Langsa yang dilakukan pada 3 Mei 2025, di mana informasi tentang kepemilikan senjata api ilegal berhasil dikumpulkan dan ditindaklanjuti.
Kepatuhan Masyarakat Terhadap Hukum
Kapolres Langsa, menyatakan bahwa penyerahan senjata api ini merupakan bentuk kesadaran masyarakat untuk mematuhi hukum yang mengatur kepemilikan senjata api.
“Kami mengapresiasi partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, khususnya dalam menghindari potensi gangguan ketertiban dan konflik,” kata Mughi Prasetyo.
Menurutnya, penyerahan senjata api ini juga mencerminkan keberhasilan penggalangan yang intens dilakukan oleh Sat Intelkam Polres Langsa di wilayah-wilayah rawan.
“Kita terus melakukan upaya penggalangan agar masyarakat merasa aman dan tidak khawatir dalam menyerahkan senjata api yang tidak memiliki izin,” jelas Kapolres.
“Kami akan terus memperkuat upaya pengawasan dan pembinaan kepada masyarakat untuk mencegah adanya senjata api ilegal yang dapat memicu gangguan keamanan,” imbuh Mughi.
Polres Langsa mengimbau seluruh Polsek untuk melakukan penggalangan di tingkat kecamatan guna mengidentifikasi dan mengurangi kepemilikan senjata api ilegal demi menjaga stabilitas wilayah.
Penyerahan senjata api ini menandai langkah maju dalam menciptakan situasi aman dan kondusif, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama terus meningkat.

























