Bupati: Ini Bukan Sekadar Rumah, Tapi Tempat Pulihnya Harapan Warga
ACEH TIMUR | Setelah berbulan-bulan hidup berpindah karena banjir, warga Gampong Kede Blang, Kecamatan Idi Rayeuk akhirnya mendapat kepastian.
Senin 31 Agustus 2026, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky secara resmi melaunching dimulainya pembangunan Rumah Hunian Tetap (Huntap) di kampung tersebut.
Kegiatan ini sekaligus menjadi tanda dimulainya pembangunan 2.033 unit huntap in situ bagi korban banjir di seluruh Aceh Timur.

Usai melaunching di Kede Blang, Bupati bersama rombongan juga meninjau lokasi pembangunan huntap di Gampong Meunasah Puuk, Idi Rayeuk.
“Mulai hari Ini, kita bangun kembali kampung Kita, ini merupakan starting awal kita membangun sebanyak 2.033 rumah huntap in situ yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Aceh Timur,” kata Al-Farlaky.
Menurutnya, sejak pekan lalu Pemkab sudah menginstruksikan seluruh inventor dan vendor untuk tancap gas. Tapi ada satu catatan penting dari Bupati.
“Yang kita kejar bukan hanya cepat. Tapi juga layak huni. Rumah ini harus kuat, aman, dan nyaman. Karena ini rumah untuk masa depan anak cucu kita,” tegasnya.
Untuk memastikan itu, Pemkab membentuk tim teknis yang akan mengawasi seluruh proses pembangunan di lapangan.
“Kita ingin kualitas bangunan yang diterima masyarakat benar-benar sesuai harapan. Ini adalah percontohan. Setelah ini akan terus kita lanjutkan ke titik-titik lain,” ujarnya.
Selain insitu, Pemkab juga mendorong penyelesaian huntap komunal. Tantangan terbesar ada di Idi Rayeuk karena lahannya masih aset PJKA.
“Kami masih menunggu surat dari Jakarta terkait pelimpahan kewenangan pengelolaan tanah. Kalau sudah ada, langsung kita serahkan ke masyarakat penerima,” jelas Al-Farlaky.
Kendala serupa juga terjadi di Serbajadi dan Simpang Jernih. Sementara pembangunan huntap di Lokop akan ditangani Kementerian PKP. Di Serbajadi dikerjakan PKP bersama BNPB.
Di Madat, Indra Makmur, Peureulak Barat dan pesisir timur, inventor diminta membangun 10 rumah contoh di tiap kecamatan.
Apresiasi Untuk Pemerintah Pusat
Di kesempatan itu, Al-Farlaky menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh jajaran pemerintah pusat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, kementerian terkait, Kepala BNPB, Menteri Dalam Negeri, atas sumbangsih dan bantuan kepada Kabupaten Aceh Timur mulai dari awal bencana sampai saat ini,” kata Bupati.
Ia berharap dukungan itu terus berlanjut.
“Kami terus berharap pemerintah pusat tidak bosan-bosan memperhatikan korban banjir di Kabupaten Aceh Timur, baik dalam penanganan infrastruktur maupun penyaluran bantuan-bantuan lainnya,” pungkas Al-Farlaky.

























