LHOKSEUMAWE | Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran mengingatkan seluruh prajurit di jajarannya agar menegakkan disiplin dan etika, khususnya dalam bermedia sosial, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran terutama narkoba demi menjaga nama baik institusi TNI.
Dalam arahannya pada Selasa (3/3), perwira putra Aceh itu menegaskan bahwa setiap ucapan dan tindakan prajurit berdampak pada diri, keluarga, dan satuan.
Ia meminta prajurit tidak mencela atau menghina negara sendiri, melainkan berkontribusi mendukung pemerintah untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
“Jangan hanya bisa mencela, apalagi menghina negeri sendiri. Kita berkontribusi mendukung pemerintah demi memajukan bangsa dan kesejahteraan rakyat,” ujar Ali Imran.
Ia juga menekankan aturan tegas terkait narkotika bagi anggotanya. “Jangan ada pelanggaran, terutama narkoba. Ikuti aturan yang telah ditentukan dalam kehidupan TNI”, imbuhnya.
Selain pembinaan personel, Danrem mengajak istri prajurit (Persit) untuk berkarya dan kreatif dalam mendukung ekonomi keluarga, serta menumbuhkan jiwa korsa dan saling menghargai antaranggota dan keluarga TNI.
Menurutnya, keberhasilan prajurit di medan tugas tak lepas dari peran istri, sehingga sinergi pengabdian negara dan keharmonisan rumah tangga perlu dijaga.
“Tingkatkan iman dan takwa sebagai landasan moral dalam bertugas. Keberhasilan prajurit tidak pernah lepas dari peran besar sang istri,” pesannya.
Arahan tersebut disampaikan sebagai penguatan disiplin internal dan moralitas prajurit Korem 011/Lilawangsa di era digital, dengan penekanan pada bijak bermedia sosial, hindari pelanggaran, dan jaga nama baik TNI.

























