ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyebut wafatnya Tgk. H. Abu Bakar atau Abiya Blang Mideun sebagai kehilangan besar bagi masyarakat Aceh Timur.
Hal itu disampaikan Bupati saat bertakziah di Dayah Bustanurridha, Gampong Blang Mideun, Kecamatan Julok, Selasa 30 Juni 2026.
“Hari ini satu lentera umat telah padam. Almarhum telah mengabdikan hidupnya untuk dakwah dan pendidikan Islam. Ilmu yang diwariskan serta perjuangannya membesarkan dayah menjadi amal jariyah yang terus mengalir di sisi Allah SWT,” ujar Al-Farlaky.

Bupati menilai dedikasi Abiya dalam mengembangkan dayah tradisional merupakan warisan berharga. Ia mengajak masyarakat menjadikan wafatnya Abiya sebagai pengingat memperbanyak amal ibadah.
“Kehilangan ulama adalah kehilangan cahaya bagi umat. Karena itu mari kita terus memperbanyak amal saleh dan meneruskan nilai-nilai yang telah diajarkan beliau,” katanya.
Bupati Al-Farlaky juga berharap Dayah Bustanurridha melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan menjaga syiar Islam di Aceh Timur.

























