ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky tidak hanya bicara target besar saat melantik 29 pejabat baru. Ia juga menyoroti hal-hal detail terkait kerapian ruang guru dan kebersihan WC di sekolah serta puskesmas.
“WC di setiap puskesmas harus bersih. Ruang guru juga harus tertata dengan baik. Kebersihan adalah cerminan kualitas pelayanan dan manajemen,” tegas Al-Farlaky saat melantik 21 kepala sekolah dan 8 kepala UPTD Puskesmas di Aula Serbaguna Idi, Jumat, 31 Juli 2026.
Pelantikan ini merupakan kelanjutan dari rotasi besar 7 Juli 2026 lalu. Saat itu Pemkab telah melantik 122 kepala sekolah jenjang SD dan SMP. Sementara rotasi kepala puskesmas dilakukan bertahap karena menunggu keluarnya pertimbangan teknis.

“Sesungguhnya pelantikan hari ini merupakan bagian dari pelantikan yang telah kita laksanakan pada 7 Juli lalu. Ada 122 kepala sekolah yang telah kita usulkan untuk rotasi dan pergantian, begitu juga hampir 80 persen kepala UPTD Puskesmas. Namun secara administratif kita harus menunggu keluarnya pertek secara bertahap,” jelas Bupati yang hadir didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Timur.
Meski baru dilantik, para pejabat tidak otomatis aman. Al-Farlaky memberi “masa percobaan” selama 6 bulan.
“Silakan bekerja dengan sebaik-baiknya. Enam bulan ke depan akan menjadi masa evaluasi. Tunjukkan dedikasi, tanggung jawab, dan hasil kerja yang nyata,” ujarnya.
Dalam arahannya, Bupati menekankan tiga fondasi kerja: disiplin, administrasi, dan pelayanan. Ia meminta ASN tidak memelihara “penyakit kurang disiplin” dan bekerja teliti agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Kepada kepala sekolah, Al-Farlaky meminta membangun tata kelola profesional dan harmonisasi dengan guru agar melahirkan lulusan unggul dan berdaya saing.
Sementara kepada kepala puskesmas, ia menekankan pelayanan kesehatan harus cepat, ramah, dan berkualitas.
“Para ASN yang dilantik hari ini adalah perpanjangan tangan pemerintah daerah di lapangan. Bangun koordinasi yang baik, dukung kepemimpinan ini dengan bekerja sungguh-sungguh, dan sampaikan informasi kepada masyarakat berbagai capaian pembangunan yang telah dan sedang kita lakukan baik secara lisan dan lewat dunia media sosial dari berbagai platform,” pungkasnya.

























