• Terbaru
220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi

220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi

3 Juli 2026
Hadiri HUT ke-26 APKASI, Bupati Al-Farlaky: Ruang Kolaborasi Untuk Pembangunan Daerah 

Hadiri HUT ke-26 APKASI, Bupati Al-Farlaky: Ruang Kolaborasi Untuk Pembangunan Daerah 

2 Juli 2026
BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 3 Kabupaten di Aceh Rawan Bencana

BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 3 Kabupaten di Aceh Rawan Bencana

2 Juli 2026
‘Keamanan Modal Investasi’, Al-Farlaky: Polri Harus Semakin Presisi dan Dekat dengan Rakyat

‘Keamanan Modal Investasi’, Al-Farlaky: Polri Harus Semakin Presisi dan Dekat dengan Rakyat

2 Juli 2026
BPK Didesak Audit Forensik Dugaan Korupsi Pokir Rp42,5 M Milik Anggota DPRA Martini

BPK Didesak Audit Forensik Dugaan Korupsi Pokir Rp42,5 M Milik Anggota DPRA Martini

2 Juli 2026
Bupati Al-Farlaky Hadiri HUT Bhayangkara Ke-80 di Mapolres Aceh Timur

Bupati Al-Farlaky Hadiri HUT Bhayangkara Ke-80 di Mapolres Aceh Timur

2 Juli 2026
Tertibkan 19 Lapak PKL di Panton Labu, Satpol PP Aceh Utara: Ini Penegakan Perda

Tertibkan 19 Lapak PKL di Panton Labu, Satpol PP Aceh Utara: Ini Penegakan Perda

2 Juli 2026
Anggaran SD Sarah Gala Sudah Ada, Al-Farlaky Target Revitalisasi Sekolah Selesai 2026

Anggaran SD Sarah Gala Sudah Ada, Al-Farlaky Target Revitalisasi Sekolah Selesai 2026

1 Juli 2026
‘Satu Lentera Padam’, Bupati Al-Farlaky: Kepergian Abiya Kehilangan Cahaya bagi Umat

‘Satu Lentera Padam’, Bupati Al-Farlaky: Kepergian Abiya Kehilangan Cahaya bagi Umat

1 Juli 2026
Konfercab Ke-III PCNU Simeulue Pilih Pengurus Baru Masa Khidmat 2026-2031

Konfercab Ke-III PCNU Simeulue Pilih Pengurus Baru Masa Khidmat 2026-2031

1 Juli 2026
Bupati Aceh Timur Tinjau Lokasi Pembangunan SD Sarah Gala di Pendalaman Pante Bidari

Bupati Aceh Timur Tinjau Lokasi Pembangunan SD Sarah Gala di Pendalaman Pante Bidari

1 Juli 2026
Bupati Al-Farlaky dan Rombongan Takziah ke Dayah Abiya Blang Mideun Julok

Bupati Al-Farlaky dan Rombongan Takziah ke Dayah Abiya Blang Mideun Julok

1 Juli 2026
Bupati Al-Farlaky: Si AZIS Harus Tingkatkan Kepercayaan Publik pada Zakat

Bupati Al-Farlaky: Si AZIS Harus Tingkatkan Kepercayaan Publik pada Zakat

30 Juni 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi

Redaksi Penulis Redaksi
Jumat, 07/03/2026 | 16:31 WIB
220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi

Foto: Ilustrasi.

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

LUMPUR boleh sudah kering. Tapi lumpur birokrasi masih mengubur warga Aceh hidup-hidup. Tanggal kalender, hari ini sudah 220 hari sejak banjir besar November 2025 merobek peta Aceh.

Airnya surut dalam seminggu. Namun, penderitaan rakyatnya dipaksa menetap selama hampir 8 bulan. Itu waktu yang lebih dari cukup bagi negara untuk menepati janji.

Pemerintah kabupaten dan kota terdampak sudah bekerja. Pendataan korban rampung sejak akhir tahun lalu. Nama, alamat, kerugian, semua sudah diserahkan ke pusat. Tugas Badan dan Kementerian terkait tinggal satu: cairkan. Titik.

Namun yang terjadi justru sebaliknya. Dana itu hilang di lorong-lorong administrasi Jakarta. Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen dan Kabupaten lainnya, masih menunggu. Kepala Daerah terpaksa menjadi corong jeritan rakyatnya, meminta Kasatgas, BNPB dan Kementerian terkait menjalankan aturan yang mereka buat sendiri.

Inilah Wajah Negara yang Gagal: Punya Aturan, Tapi Tak Punya Nurani untuk Menjalankannya.

Baca Juga :  Ketika Partai Lupa bahwa Ia Milik Publik

BNPB bersumpah pada prinsip “tepat waktu, tepat sasaran”. Kini keduanya dikhianati. Jika ada data kurang, lengkapi. Jika ada verifikasi tersendat, percepat. Jangan jadikan selembar formulir sebagai alasan untuk menahan hak hidup ribuan keluarga.

Kemarahan publik semakin menjadi ketika di saat yang sama, pemerintah pusat menolak bantuan dari komunitas global. Alasannya terdengar gagah: Indonesia punya uang. Presiden Prabowo Subianto mengaku punya banyak uang.

Baca Juga :  Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat

Lalu ke mana uang itu?

Ia tidak muncul di puing rumah warga. Ia tidak menumbuhkan lagi 10 ribu hektare sawah yang mati. Ia tidak menjadi modal bagi nelayan dan petani yang kehilangan segalanya. Yang ada hanya arogansi di podium, dan kehampaan di lapangan.

Menolak bantuan asing bukan dosa, jika negara benar-benar sanggup menggantikannya. Tapi yang terjadi adalah penelantaran sistematis. Negara menutup pintu dari luar, lalu mengunci warganya dari dalam.

Akibatnya, para penyintas tidak hanya kehilangan harta. Mereka kehilangan masa depan. Tanpa dana pemulihan, tanpa program penghidupan, tanpa kepastian. Mereka dibiarkan bertarung sendiri melawan trauma, kemiskinan, dan ketidakpastian.

Baca Juga :  Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat

Bencana mengubah hidup mereka selamanya. Itu takdir. Tapi membiarkan mereka terkatung-katung selama 220 hari adalah pilihan politik dan dosa besar bagi pejabat. Pilihan untuk mengabaikan, untuk menunda, untuk tidak hadir.

Ini Bukan Lagi Soal Bantuan. Ini soal Harga Diri Negara.

Cairkan dana itu sekarang, BNPB, Kemensos, Kementerian UMKM. Jangan tunggu sampai rakyat Aceh harus menagih keadilan dengan air mata lagi. Karena jika negara terus menunda, maka yang tenggelam bukan hanya Aceh saat banjir. Tapi wibawa negara itu sendiri.

MengirimMenciak

Baca Juga

Ketika Partai Lupa bahwa Ia Milik Publik
Editorial

Ketika Partai Lupa bahwa Ia Milik Publik

24 Juni 2026
Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba
Editorial

Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba

22 Juni 2026
Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat
Editorial

Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat

17 Juni 2026
Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat
Editorial

Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat

11 Juni 2026
Tanah Beutong Bukan Meja Judi Investor
Editorial

Tanah Beutong Bukan Meja Judi Investor

1 Juni 2026
Jembatan Darurat dan Juknis yang Mencekik Aceh
Editorial

Jembatan Darurat dan Juknis yang Mencekik Aceh

30 Mei 2026
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi

220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi

Penulis Redaksi
3 Juli 2026

LUMPUR boleh sudah kering. Tapi lumpur birokrasi masih mengubur warga Aceh hidup-hidup. Tanggal kalender, hari ini sudah 220 hari sejak...

Hadiri HUT ke-26 APKASI, Bupati Al-Farlaky: Ruang Kolaborasi Untuk Pembangunan Daerah 

Hadiri HUT ke-26 APKASI, Bupati Al-Farlaky: Ruang Kolaborasi Untuk Pembangunan Daerah 

Penulis Redaksi
2 Juli 2026

MEDAN | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menghadiri rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh...

BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 3 Kabupaten di Aceh Rawan Bencana

BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, 3 Kabupaten di Aceh Rawan Bencana

Penulis Redaksi
2 Juli 2026

BANDA ACEH | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk tiga kabupaten di Aceh,...

‘Keamanan Modal Investasi’, Al-Farlaky: Polri Harus Semakin Presisi dan Dekat dengan Rakyat

‘Keamanan Modal Investasi’, Al-Farlaky: Polri Harus Semakin Presisi dan Dekat dengan Rakyat

Penulis Redaksi
2 Juli 2026

ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyebut keamanan dan ketertiban sebagai fondasi utama pembangunan di daerah. Hal...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In