#Maimunah Yusuf Ali meninggal akibat Acute Gastroenteritis, PPIH imbau jemaah jaga kesehatan dan kekompakan di Tanah Suci
BANDA ACEH | Jumlah jemaah haji asal Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci bertambah menjadi dua orang. Korban terbaru, Maimunah Yusuf Ali asal Kabupaten Aceh Tamiang, wafat di Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 16.27 Waktu Arab Saudi (WAS).
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, mengatakan Maimunah Yusuf Ali Binti Yusuf Ibrahim yang tergabung dalam Kloter 13 meninggal dunia akibat Acute Gastroenteritis berdasarkan laporan petugas kesehatan.
“Almarhumah berasal dari Dusun Butsi, Gampong Mesjid Sungai Iyu, Kabupaten Aceh Tamiang,” kata Arijal, Rabu, 27 Mei 2026.
Dengan meninggalnya Maimunah, total jemaah haji Embarkasi Banda Aceh yang wafat di Tanah Suci hingga saat ini berjumlah dua orang.
Sebelumnya, jemaah asal Kabupaten Bireuen, Nurwaida Muhammad Yusuf dari Kloter 8, juga dilaporkan meninggal dunia. Almarhumah berasal dari Dusun Mesjid Tuha, Jurong Binjee, Kecamatan Samalanga.
Selain itu, satu jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. “Untuk jamaah yang dirawat atas nama Mahdi Muhammad Sufi dari Kloter 2, mulai dirawat sejak 25 Mei 2026 di RSAS,” ujar Arijal.
Arijal menyampaikan duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia juga mengajak masyarakat Aceh mendoakan seluruh jemaah agar diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya jamaah haji Aceh. Semoga segala amal ibadah mereka diterima Allah SWT, diampuni segala dosanya serta memperoleh haji mabrur. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran dan keikhlasan,” katanya.
PPIH Embarkasi Aceh mengingatkan petugas kloter dan jemaah untuk tetap menjaga kesehatan dan kekompakan selama di Tanah Suci.
“Kepada petugas kloter dan jamaah, kami berharap tetap semangat, sabar, menjaga kesehatan dan kompak dalam melewati berbagai keadaan di Tanah Suci,” kata Arijal.

























