#Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengambil langkah cepat dengan menyurati Balai Wilayah Sungai Sumatera I untuk menangani kerusakan jaringan irigasi di Kecamatan Pante Bidari
ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meminta Balai Wilayah Sungai Sumatera I segera melakukan perbaikan dan normalisasi jaringan irigasi yang rusak di Kecamatan Pante Bidari.
Permintaan itu disampaikan melalui surat resmi menyusul hasil peninjauan lapangan yang dilakukan Pemkab beberapa waktu lalu. Kerusakan terjadi pada ruas Arakundo–Grong-Grong, bagian dari Daerah Irigasi Jambo Aye.
“Kondisi ini menyebabkan sedimentasi sehingga aliran air ke lahan pertanian menjadi terganggu,” kata Al-Farlaky.
Menurutnya, kerusakan berdampak langsung terhadap 12 gampong dengan luas lahan sawah sekitar 350 hektare. Karena itu, Pemkab melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura segera mengambil langkah administratif dengan menyurati BWS Sumatera I.
Surat permohonan tersebut juga ditembuskan ke Gubernur Aceh, Ketua DPRK Aceh Timur, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, serta Kepala Dinas Pengairan Aceh. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk koordinasi dan dukungan percepatan penanganan infrastruktur irigasi yang rusak.
“Kami berharap BWS dapat segera mengambil langkah percepatan perbaikan. Jaringan irigasi ini sangat vital bagi masyarakat tani,” ujar Al-Farlaky.
Ia memastikan Pemkab Aceh Timur akan terus mengawal persoalan ini hingga irigasi kembali berfungsi normal dan petani bisa menanam sesuai jadwal.

























