#Dr. Lismawani: Literasi hari ini bukan hanya baca tulis. Guru harus jadi benteng penyaring informasi untuk siswa
ACEH TIMUR | Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawani, membuka langsung “Pelatihan Peningkatan Literasi Edukatif dan Penguatan Layanan Konseling” di Kabupaten Aceh Timur, Selasa 4 Agustus 2026.
Pelatihan yang menyasar satuan pendidikan SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Aceh Timur ini digelar di Julok. Turut mendampingi dalam pembukaan Ketua DWP Aceh Timur, Kabid SMP Dinas Pendidikan Aceh Timur, Humas PT Medco E&P Malaka, Camat Julok, serta unsur Forkopimcam Julok.
Dalam sambutannya, Bunda Literasi menegaskan literasi di era digital tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis.
Literasi Hari Ini Adalah Analisis Informasi
“Hari ini ayo kita hidupkan kembali budaya literasi. Saya tidak mau dengar lagi budaya literasi kita terendah,” kata Lismawani di hadapan para peserta pelatihan.
Ia menjelaskan, jika dulu literasi hanya dibayangkan sebagai menulis dan membaca, maka hari ini maknanya jauh lebih luas.
“Bagaimana kita bisa menganalisis setiap informasi yang masuk, itu bagian dari literasi. Kadang-kadang informasi hoaks kita sebarkan tanpa menganalisis terlebih dahulu. Itu tidak benar,” tegasnya.
Menurut Lismawani, kemampuan menyaring informasi menjadi kunci. Guru diminta tidak langsung menyebar informasi tanpa mengecek kebenarannya.
“Jangan mengambil informasi yang hoaks, kita sebarkan. Kita analisis dulu. Benar apa tidak? Sumbernya dari mana? Dan lain sebagainya,” ujarnya.
Guru Jadi Ujung Tombak
Bunda Literasi mengajak seluruh peserta yang hadir untuk memanfaatkan pelatihan ini sebaik-baiknya.
“Saya mengajak kepada ibu dan bapak-bapak yang hari ini ikut, untuk benar-benar memanfaatkan waktu yang hadir pada hari ini. Sama-sama untuk apa? Untuk terus memberikan edukasi,” katanya.
Ia menekankan peran guru sebagai ujung tombak. Ilmu yang didapat dari pelatihan ini diharapkan diteruskan kepada siswa di sekolah masing-masing.
“Pertama kita berikan edukasi itu kepada gurunya. Nanti gurunya akan menyampaikan lagi kepada murid-murid atau siswa-siswi yang ada di sekolah mereka masing-masing,” pungkas Lismawani.
Dukungan PT Medco E&P Malaka
Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dengan PT Medco E&P Malaka. Hadirnya Humas PT Medco dalam pembukaan menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan layanan konseling di sekolah.
Melalui pelatihan ini, diharapkan guru BK dan guru mata pelajaran di SMP/MTs/SMA/SMK/MA mampu meningkatkan literasi edukatif sekaligus memperkuat layanan konseling bagi peserta didik di Kabupaten Aceh Timur.

























