ACEH TIMUR | Dua pelajar sekolah dasar asal Kabupaten Aceh Timur terpilih mewakili Provinsi Aceh pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional. Ajang itu akan digelar di Jakarta pada 17–23 Agustus 2026.
Keduanya adalah Muhammad Al Hafiz dari SD Negeri 3 Darul Aman, cabang atletik putra, dan Tasqia Zahira dari SD Negeri 3 Grong-Grong, Kecamatan Pante Bidari. Mereka akan bersaing dengan atlet pelajar terbaik dari 38 provinsi di Indonesia.
Menjelang keberangkatan, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky memberikan motivasi sekaligus menyerahkan uang pembinaan dan piagam penghargaan kepada kedua atlet muda tersebut. Dukungan itu sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap prestasi pendidikan dan olahraga pelajar.

“Terima kasih kepada dewan guru dan para pendamping yang telah membina anak-anak berprestasi ini. Keberhasilan mereka hingga menjadi wakil Aceh di tingkat nasional tentu tidak terlepas dari kerja keras dan kesabaran para guru,” ujar Al-Farlaky, Kamis 14 Agustus 2026.
Bupati meminta persiapan kedua atlet tetap dikawal serius hingga hari pertandingan. Ia menyebut persaingan di tingkat nasional jauh lebih ketat karena peserta datang dari daerah yang memiliki tradisi pembinaan olahraga pelajar kuat.
“Saya berharap selama jeda menuju nasional, latihan mereka tetap dikawal setiap hari. Event nasional tentu sangat berbeda. Anak-anak dari Pulau Jawa maupun dari wilayah Indonesia Timur seperti Ambon dan Papua memiliki persiapan yang sangat baik. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak kita datang dengan kesiapan terbaik,” katanya.
Menurut Al-Farlaky, keikutsertaan dua pelajar itu tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Aceh Timur, dan Provinsi Aceh. Sebagai bentuk komitmen, ia menjanjikan perhatian khusus dan reward apabila keduanya menorehkan prestasi di Jakarta.
“Kalau mereka berhasil meraih prestasi di tingkat nasional, sekolahnya juga akan menjadi perhatian khusus. Kepala sekolah, sekolah, dan gurunya akan menjadi perhatian serius kami. Reward tentunya akan kita berikan,” tegas Bupati Al-Farlaky.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur, *Bustami*, menyebut keberhasilan Al Hafiz dan Tasqia merupakan hasil dari proses panjang. Keduanya telah melewati seleksi, pembinaan, hingga pertandingan di tingkat kabupaten dan provinsi.
“Prestasi ini lahir dari sebuah proses yang panjang. Anak-anak ini sudah melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi, pembinaan hingga pertandingan. Mereka mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya sehingga akhirnya dipercaya menjadi wakil Aceh di tingkat nasional,” kata Bustami.
Ia menilai capaian itu bukti pelajar Aceh Timur memiliki potensi besar di bidang olahraga jika mendapat pembinaan konsisten.
“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Mereka bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama sekolah, Aceh Timur dan Provinsi Aceh. Mudah-mudahan kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk terus berkembang dan berprestasi di masa yang akan datang,” ujarnya.
“Yang paling penting adalah bagaimana proses pembinaan ini terus kita kawal. Prestasi hari ini harus menjadi motivasi untuk melahirkan lebih banyak lagi atlet-atlet pelajar dari Aceh Timur. Kita berharap Muhammad Al Hafiz dan Tasqia Zahira dapat tampil maksimal, tetap percaya diri dan memberikan yang terbaik untuk Aceh,” pungkas Bustami.

























