ACEH TIMUR | Komitmen Bupati Aceh Timur untuk membenahi infrastruktur pusat kota mulai direalisasikan. Jalan rusak di kawasan Kota Idi Rayeuk yang selama bertahun-tahun dikeluhkan warga, kini mendapat perhatian serius dengan kucuran anggaran hampir Rp 2 miliar.
Setelah tahap pertama pengaspalan senilai Rp 920.695.000,- mulai dikerjakan sejak 15 September 2026, Bupati Aceh Timur kembali menambah anggaran sebesar Rp 1 miliar melalui APBK Perubahan 2026 untuk melanjutkan pengaspalan Jalan Kota Idi Rayeuk.
Kepala Dinas PUPR Aceh Timur, Muslim, saat dikonfirmasi Senin (28/9/2026) membenarkan tambahan anggaran tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Aceh Timur.
“Benar, Alhamdulillah Bapak Bupati Aceh Timur menambah lagi anggaran pada perubahan sebesar Rp 1 miliar untuk Kota Idi Rayeuk. Ini bentuk komitmen beliau untuk menuntaskan jalan rusak di pusat kota secara bertahap,” ujar Muslim.
Menurut Muslim, kebijakan Bupati menambah anggaran di tengah keterbatasan fiskal menunjukkan keseriusan dan keberpihakan kepada masyarakat kota.
“Padahal tahap pertama dengan anggaran terbatas saja baru kita kerjakan di belakang Terminal Idi dan Simpang Empat. Tapi Bapak Bupati langsung merespon keluhan warga dengan menambah anggaran, agar Idi Rayeuk tuntas diaspal tahun ini juga,” jelasnya.
Adapun lanjutan pengaspalan tahap kedua senilai Rp 1 miliar tersebut akan dilaksanakan pada bulan Oktober dan November 2026.
Dengan total anggaran Rp 1,9 miliar yang digelontorkan, perbaikan Jalan Kota Idi Rayeuk menjadi salah satu bukti kerja nyata Bupati Aceh Timur dalam mewujudkan janji pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pusat-pusat keramaian warga.
Masyarakat Kota Idi pun menyambut positif langkah cepat Bupati. Warga menilai, di bawah kepemimpinan Bupati saat ini, pembangunan tidak hanya terfokus di pinggiran, namun juga menyentuh jantung kota yang menjadi wajah Aceh Timur.

























