#Tim pertanahan turun ke Alue Ie Mirah. Warga sebut pasar bakal layani 13 desa plus dua desa ujung Pante Bidari. Tanah hibah 1.200 meter.
ACEH TIMUR | Setelah dua dekade tak punya pasar kecamatan, Indra Makmu, Aceh Timur, mulai bergerak. Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky mengirim tim pertanahan dan aset untuk mengukur lokasi pembangunan pasar di Gampong Alue Ie Mirah pada Senin, 11 Mei 2026.
Langkah itu menjadi kabar gembira bagi warga. Lantaran selama ini mereka tak punya tempat khusus dari pemerintah untuk aktivitas jual beli.
“Pasar ini sangat dibutuhkan masyarakat. Selain menjadi pusat ekonomi baru, juga akan memudahkan warga dalam berbelanja dan menjual hasil usaha mereka,” kata Ketua Forum Keuchik Kecamatan Indra Makmu, Romi Syahputra.
Menurut Romi, pasar nanti bakal melayani 13 desa di Indra Makmu. Jangkauannya juga sampai dua desa ujung Kecamatan Pante Bidari: Sah Raja dan Sujudo.
Tanah calon pasar seluas 1.200 meter persegi. Statusnya tanah hibah dari Pemerintah Gampong Alue Ie Mirah. Romi menjelaskan, lahan itu sebelumnya dihibahkan ke gampong oleh warga bernama Iskandar, putra almarhum Ismail, tokoh masyarakat setempat.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Gampong Alue Ie Mirah, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Iskandar dan keluarga yang telah menghibahkan tanah demi kepentingan masyarakat banyak,” ujar Romi.
Ia berharap pasar dapat mendongkrak ekonomi lewat UMKM dan membuka lapangan kerja baru.
Warga juga menyampaikan terima kasih ke Bupati Al-Farlaky atas perhatian ke Indra Makmu yang dinilai mulai serius digarap pemerintah daerah.

























