• Terbaru
Pemerintah Aceh Singkil Dituduh Abai, Serangan Buaya Terus Berulang

Pemerintah Aceh Singkil Dituduh Abai, Serangan Buaya Terus Berulang

12 Maret 2025
Satgas PPA Sodorkan Nama Martini ke Kejati: Dugaan Korupsi Pokir Rp miliaran

Satgas PPA Sodorkan Nama Martini ke Kejati: Dugaan Korupsi Pokir Rp miliaran

8 Mei 2026
Kritik Mudhakir: Bu Dewan, Sejarah Tak Catat Jumlah Statusmu

Kritik Mudhakir: Bu Dewan, Sejarah Tak Catat Jumlah Statusmu

7 Mei 2026
Demi Kamtibmas Kondusif, Kapolsek Idi Tunong Blusukan Serap Persoalan Warga

Demi Kamtibmas Kondusif, Kapolsek Idi Tunong Blusukan Serap Persoalan Warga

6 Mei 2026
Plt Sekda Aceh Timur Lantik Dua Kabid Disdikbud: Jaga Amanah, Tingkatkan Mutu Pendidikan

Plt Sekda Aceh Timur Lantik Dua Kabid Disdikbud: Jaga Amanah, Tingkatkan Mutu Pendidikan

6 Mei 2026
Tanpa Seleksi JPT, Wali Kota Langsa Pilih Rotasi Plt Lagi: Boby ke Kesbangpol, Sopian ke Disdikbud

Tanpa Seleksi JPT, Wali Kota Langsa Pilih Rotasi Plt Lagi: Boby ke Kesbangpol, Sopian ke Disdikbud

5 Mei 2026
Bupati Al-Farlaky Serahkan Rumah Layak Huni di Julok

Bupati Al-Farlaky Serahkan Rumah Layak Huni di Julok

4 Mei 2026
7 Guru Aceh Timur Terima Penghargaan di Hardiknas, Al-Farlaky: Teruslah Menginspirasi

7 Guru Aceh Timur Terima Penghargaan di Hardiknas, Al-Farlaky: Teruslah Menginspirasi

4 Mei 2026
Korban Banjir Bireuen Ultimatum Bupati: Cairkan Dana Tunggu Huni 7 Hari, Jika Tidak Aksi Lebih Besar

Korban Banjir Bireuen Ultimatum Bupati: Cairkan Dana Tunggu Huni 7 Hari, Jika Tidak Aksi Lebih Besar

4 Mei 2026
Diguyur Hujan, Bupati Al-Farlaky Turun Podium Ikut Basah di Upacara Hardiknas Aceh Timur

Diguyur Hujan, Bupati Al-Farlaky Turun Podium Ikut Basah di Upacara Hardiknas Aceh Timur

4 Mei 2026
Saat Permusuhan Dijadikan Komando: Bahaya Politik Isolasi di Tengah Kita

Saat Permusuhan Dijadikan Komando: Bahaya Politik Isolasi di Tengah Kita

4 Mei 2026
Nelayan Aceh Timur Masih Ditahan di Thailand, Bupati Al-Farlaky: Kami Terus Koordinasi dengan KBRI

Nelayan Aceh Timur Masih Ditahan di Thailand, Bupati Al-Farlaky: Kami Terus Koordinasi dengan KBRI

3 Mei 2026
Bukan Kebijakan Gubernur, Tgk Anwar: Pergub JKA Lahir dari Bisikan Bawah

Bukan Kebijakan Gubernur, Tgk Anwar: Pergub JKA Lahir dari Bisikan Bawah

3 Mei 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Pemerintah Aceh Singkil Dituduh Abai, Serangan Buaya Terus Berulang

Redaksi Penulis Redaksi
Rabu, 03/12/2025 | 00:00 WIB
Pemerintah Aceh Singkil Dituduh Abai, Serangan Buaya Terus Berulang

Konflik Buaya dan Manusia masih terus terjadi di Aceh Singkil dan menelan korban. (Foto: For Kopas).

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Aceh Singkil | Konflik antara manusia dan buaya di perairan Aceh Singkil terus menelan korban sejak tahun 2007. Serangan telah terjadi berulang kali dan menjadi rutinitas.

Pemerintah daerah belum mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini. Masyarakat hidup dalam ketakutan akan ancaman serangan buaya, sementara tindakan pencegahan dari pihak berwenang sangat kurang.

Pada tahun 2025, kasus terbaru terjadi ketika buaya menerkam dan menewaskan Sawiyah (63), seorang perempuan yang ditemukan tewas di Sungai Singkil. Tragedi ini bukanlah yang pertama dan tampaknya tidak akan menjadi yang terakhir jika pemerintah daerah tidak segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah ini.

Rentetan data serangkaian serangan fatal buaya di Aceh Singkil yang menewaskan korban dari tahun-tahun berikut: 2007 (Ijah), 2015 (Yusril), 2016 (Yamonaha), 2018 (Ereanus), 2020 (Antonius, luka serius), dan 2025 (Sawiyah).

Dari tahun ke tahun, peristiwa serangan buaya di Aceh Singkil terus berulang tanpa ada upaya pencegahan yang signifikan dari pihak berwenang. Yang ada hanya ungkapan belasungkawa dan janji kosong tanpa diikuti aksi nyata.

Pemerintah daerah disebut gagal menangani permasalahan serangan buaya yang semakin akut, sehingga warga terus menjadi korban. Publik terus mempertanyakan peran pemerintah daerah yang tidak menunjukkan langkah konkret untuk mencegah serangan buaya.

Beberapa solusi seperti pembangunan pagar pengaman, pemetaan habitat buaya, dan edukasi bagi warga seharusnya dapat segera diimplementasikan.

Masyarakat menilai pemerintah setempat hanya muncul setelah ada korban, bukan sebelumnya untuk mencegah. Retorika “Kami turut berduka cita dan akan mengevaluasi” terus diulang, namun evaluasi tersebut tidak pernah membuahkan solusi yang efektif selama hampir dua dekade. Kita tidak boleh lupa akan ketidakbertindakan pemerintah ini!

Seperti pernyataan Ketua Komunitas Pemerhati Alam Singkil (KOPAS), Dio Fahmizan kepada BisaApa.co.id pada Selasa 11 Maret 2025, pihaknya dengan lantang menyatakan bahwa permasalahan serangan buaya ini merupakan bukti nyata kegagalan pemerintah setempat dalam melindungi masyarakatnya.

“Ini bukan sekadar masalah ekologi, ini adalah ketidakadilan struktural. Nyawa warga Singkil dipertaruhkan oleh kebijakan yang mandul dan kepemimpinan yang lumpuh. Apakah kita harus menunggu lebih banyak korban sebelum pemerintah bertindak?” ujar Dio.

Ada beberapa tuntutan kepada Pemerintah setempat yang harus segera dilakukan adalah dalam persoalan ini, antara lain:

  • Pembentukan Tim Khusus untuk menangani konflik manusia dan buaya secara sistematis.
  • Riset Populasi Buaya dan Habitatnya guna menentukan langkah mitigasi yang tepat.
  • Pembangunan Infrastruktur Pencegahan seperti jalur aman dan sistem peringatan dini.
  • Edukasi Masyarakat agar lebih memahami pola serangan buaya dan cara menghindarinya.
  • Menjamin keselamatan warga dengan kebijakan berbasis data dan tindakan nyata.

Pihak KOPAS mengancam bahwa jika tuntutan tersebut tidak segera dipenuhi, maka pemerintah Aceh Singkil harus siap bertanggung jawab atas setiap korban serangan buaya yang terjadi selanjutnya.

 

Laporan: Surya Padli

MengirimMenciak

Baca Juga

Bau Menyengat dari Tumpukan Sampah Ganggu Aktivitas Warga Idi Rayeuk
Lingkungan

Bau Menyengat dari Tumpukan Sampah Ganggu Aktivitas Warga Idi Rayeuk

24 Februari 2026
Lubang Raksasa di Aceh Tengah Kian Meluas, Jalan Alternatif Amblas
Lingkungan

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Kian Meluas, Jalan Alternatif Amblas

22 Februari 2026
Sampah Kayu dan Pohon Sawit Hambui Pantai Ujong Blang Lhokseumawe
Lingkungan

Sampah Kayu dan Pohon Sawit Hambui Pantai Ujong Blang Lhokseumawe

10 Februari 2026
Polda Aceh Tanam 10.000 Bibit Mangrove, Wujudkan Green Policing
Lingkungan

Polda Aceh Tanam 10.000 Bibit Mangrove, Wujudkan Green Policing

30 Januari 2026
Kebakaran Lahan di Aceh Selatan Meluas, 85 Hektare Hangus
Lingkungan

Kebakaran Lahan di Aceh Selatan Meluas, 85 Hektare Hangus

29 Januari 2026
DLHK Aceh Timur Akui Kendala Penanganan Sampah Pasca Bencana
Lingkungan

DLHK Aceh Timur Akui Kendala Penanganan Sampah Pasca Bencana

22 Desember 2025
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Satgas PPA Sodorkan Nama Martini ke Kejati: Dugaan Korupsi Pokir Rp miliaran

Satgas PPA Sodorkan Nama Martini ke Kejati: Dugaan Korupsi Pokir Rp miliaran

Penulis Redaksi
8 Mei 2026

Laporan ke Kejati Aceh sebut Pokir DPRA Martini 2021-2026 bermasalah. BPK temukan potensi kelebihan bayar. BANDA ACEH | Nama Anggota...

Kritik Mudhakir: Bu Dewan, Sejarah Tak Catat Jumlah Statusmu

Kritik Mudhakir: Bu Dewan, Sejarah Tak Catat Jumlah Statusmu

Penulis Redaksi
7 Mei 2026

#Mantan ketua Senat Fakultas FEBI UIN Nahrisyah Lhokseumawe sekaligus Tokoh Pemuda Aceh Timur sindir Anggota DPRA Martini, desak hentikan nyinyir...

Demi Kamtibmas Kondusif, Kapolsek Idi Tunong Blusukan Serap Persoalan Warga

Demi Kamtibmas Kondusif, Kapolsek Idi Tunong Blusukan Serap Persoalan Warga

Penulis Redaksi
6 Mei 2026

Ipda Saiful Bahri sambangi Gampong Alue Lhok, jaring keluhan keuchik hingga tokoh agama lewat Quick Wins Presisi. ACEH TIMUR |...

Plt Sekda Aceh Timur Lantik Dua Kabid Disdikbud: Jaga Amanah, Tingkatkan Mutu Pendidikan

Plt Sekda Aceh Timur Lantik Dua Kabid Disdikbud: Jaga Amanah, Tingkatkan Mutu Pendidikan

Penulis Redaksi
6 Mei 2026

Suhaimi dan Munir diambil sumpah jabatan, Adlinsyah: Rotasi bagian dari penyegaran birokrasi menuju Aceh Timur maju. ACEH TIMUR | Penyegaran...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In