May Yusra hingga Ulfa Marina dinobatkan guru berkinerja terbaik 2025, Pemkab apresiasi inovasi di tengah keterbatasan.
ACEH TIMUR | Tujuh guru di Aceh Timur menerima penghargaan ASN Guru Berkinerja Terbaik 2025. Penghargaan diserahkan langsung Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky pada upacara Hardiknas di Lapangan Kota Peureulak, Senin, 4 Mei 2026.
Mereka dinilai berdedikasi, inovatif, dan berkontribusi nyata meningkatkan mutu pendidikan.
Ketujuh penerima penghargaan itu adalah May Yusra, S.Pd dari SMPN 1 Julok, Muhammad Yazid Ruqash, S.Pd.Gr dari SMPN 1 Lokop Kecamatan Serbajadi, Faizah, S.Pd dari SMPN 1 Rantau Selamat, Evi Mulyasari, S.Pd dari SDN Bandar Baru Kecamatan Pantee Bidari.
Selanjutnya, Tio Alimi, S.Pd.Gr dari SDN 1 Kuta Binjei Kecamatan Julok, Nurfajri, S.Pd.SD dari SDN Alue Lhok Kecamatan Peureulak Timur, serta Ulfa Marina Br Lubis, S.Pd dari TK Negeri Rantau Panjang Kecamatan Rantau Selamat.
Bupati Al-Farlaky menyebut guru sebagai ujung tombak pencerdasan bangsa. Ia mengapresiasi kerja keras para pendidik yang tetap berinovasi meski menghadapi keterbatasan sarana dan geografis. Penghargaan ini, kata dia, bentuk terima kasih daerah atas pengabdian para guru.
Dalam amanatnya, Al-Farlaky menekankan pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia. Tujuannya membentuk generasi beriman, berakhlak mulia, cerdas, dan terampil menghadapi masa depan. Kualitas SDM Aceh Timur, ujarnya, sangat ditentukan oleh kualitas guru hari ini.
“Prestasi yang diraih hari ini bukanlah akhir, tetapi awal untuk terus berkarya lebih baik. Saya mengajak seluruh guru di Aceh Timur untuk tidak berhenti belajar, berinovasi, dan menginspirasi, karena masa depan daerah ini ditentukan dari kualitas pendidikan hari ini,” ujar Al-Farlaky.
Penyerahan penghargaan jadi penutup rangkaian upacara Hardiknas yang berlangsung khidmat meski diguyur hujan. Para guru penerima penghargaan mengaku terharu dan berjanji terus meningkatkan kinerja di sekolah masing-masing.

























