ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, masih terus melakukan misi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak banjir di Aceh Timur.
Pada hari ke-16 sejak banjir melanda pada 27 November 2025, ia bersama rombongan terus menembus desa pendalaman.
Kali ini di pendalaman Pante Bidari, yaini Desa Sijudo dan Sah Raja, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bener Meriah, Kamis (11/12/2025).
Perjalanan menembus desa Sijudo dan Sah Raja tidaklah mudah. Area yang berlumpur dan bekas banjir belasan meter membuat perjalanan semakin sulit dan harus berhati-hati.

“Hari ini kami tembus ke Sijudo dan Sah Raja, untuk memastikan warga saya baik-baik saja. Saya tidak mau dengar ada warga saya yang mati karena kelaparan,” kata Al-Farlaky di lokasi.
Bupati Al-Farlaky datang bersama tim, membawa bantuan, pelayanan kesehatan gratis, dan jaringan internet starlink untuk warga di kamp pengungsian.
Ia juga menjelaskan bahwa ketinggian air di desa tersebut mencapai 8 meter lebih, sehingga semuanya tenggelam, termasuk rumah ibadah masjid.
“Ketinggian airnya setinggi tiang listrik, mencapai 8 meter lebih. Semuanya tenggelam, termasuk rumah ibadah masjid ikut tersapu,” tandas Bupati.
“Warga kami disini mengungsi di SMP 4 Pante Bidari dan sebagian di perbukitan. Mereka disini membutuhkan tenda, kelambu dan bahan logistik. Nanti menyusul kebutuhan-kebutuhan lain akan kita antarkan,” sebutnya lagi.
Politi muda partai Aceh itu juga menjelaskan bahwa desa yang hilang di Kabupaten Aceh Timur adalah Sah Raja dan Sijudo di Kecamatan Pante Bidari, lalu di desa Lokop Serbajadi dan Simpang Jernih.
Kehadiran Bupati Al-Farlaky disambut hangat oleh warga setempat. Ia bersama tim turut menyantap nasi putih, Indomie, dan telor dengan suasana yang begitu lelah.

“Terimakasih kepada tim medis yang sudah membersamai saya dalam memberi pelayanan kepada warga terdampak banjir sampai ke pendalaman,” ujar Bupati Al-Farlaky.
Kegiatan ini juga turut dibantu oleh Personil TNI-Polri dan dihadiri oleh Wakapolres Aceh Timur serta para relawan. Bupati Al-Farlaky berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Aceh Timur yang terdampak banjir.

























