LHOKSEUMAWE | Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir di Kota Lhokseumawe masih menunggu jadwal pelaksanaan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Proposal pembangunan telah diajukan dan kini tinggal menunggu realisasi dari pihak kementerian.
“Proposalnya sudah kita ajukan. Jadi saat ini kita masih menunggu kapan dibangun dari pihak kementerian,” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Lhokseumawe, Taruna Putra Satya, kepada media, Rabu, 25 Februari 2026.
Total 66 unit huntap akan dibangun di dua lokasi, 56 unit di Padang Sakti dan 10 unit di Cot Mamplam. Lahan yang disiapkan merupakan aset milik pemerintah.
Pemerintah kota terus berkoordinasi dengan pihak kementerian agar pembangunan dapat segera direalisasikan.
“Kita juga meminta kepada korban banjir agar bersabar, karena pemerintah tetap berupaya mempercepat proses ini,” ujar Taruna.

























