ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menegaskan pentingnya data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.
Pernyataan itu disampaikan saat membuka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Royal Idi, Rabu, 10 Juni 2026.
Menurutnya, pendataan ekonomi yang lengkap akan membantu pemerintah menyusun program yang tepat sasaran, terutama untuk pelaku UMKM dan upaya penekanan angka kemiskinan.
“Semua persoalan pada akhirnya kembali kepada data. Pelayanan masyarakat, perencanaan pembangunan hingga pengambilan kebijakan harus didukung oleh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Al-Farlaky.
Ia secara khusus meminta pendataan UMKM dilakukan menyeluruh. Data tersebut nantinya akan menjadi acuan pemerintah dalam merumuskan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Data UMKM harus benar-benar lengkap dan valid. Data ini akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Pelatihan yang digelar BPS Aceh Timur diikuti 410 peserta. Kepala BPS Aceh Timur Mawarzi Lista Agung menyebut 407 peserta adalah anak muda usia 24 hingga 35 tahun yang lolos seleksi ketat. Sebanyak 62 persen peserta merupakan perempuan.

























