• Terbaru
Uang Terakhir untuk Kemo Anak Ludes: Penipu Catut Nama Bupati Al-Farlaky

Uang Terakhir untuk Kemo Anak Ludes: Penipu Catut Nama Bupati Al-Farlaky

9 Mei 2026
Sopir Truk Sumringah: Jalan Berlubang di Aceh Timur Kini Mulus di Era Al-Farlaky

Sopir Truk Sumringah: Jalan Berlubang di Aceh Timur Kini Mulus di Era Al-Farlaky

8 Mei 2026
Satgas PPA Sodorkan Nama Martini ke Kejati: Dugaan Korupsi Pokir Rp miliaran

Satgas PPA Sodorkan Nama Martini ke Kejati: Dugaan Korupsi Pokir Rp miliaran

8 Mei 2026
Kritik Mudhakir: Bu Dewan, Sejarah Tak Catat Jumlah Statusmu

Kritik Mudhakir: Bu Dewan, Sejarah Tak Catat Jumlah Statusmu

7 Mei 2026
Demi Kamtibmas Kondusif, Kapolsek Idi Tunong Blusukan Serap Persoalan Warga

Demi Kamtibmas Kondusif, Kapolsek Idi Tunong Blusukan Serap Persoalan Warga

6 Mei 2026
Plt Sekda Aceh Timur Lantik Dua Kabid Disdikbud: Jaga Amanah, Tingkatkan Mutu Pendidikan

Plt Sekda Aceh Timur Lantik Dua Kabid Disdikbud: Jaga Amanah, Tingkatkan Mutu Pendidikan

6 Mei 2026
Tanpa Seleksi JPT, Wali Kota Langsa Pilih Rotasi Plt Lagi: Boby ke Kesbangpol, Sopian ke Disdikbud

Tanpa Seleksi JPT, Wali Kota Langsa Pilih Rotasi Plt Lagi: Boby ke Kesbangpol, Sopian ke Disdikbud

5 Mei 2026
Bupati Al-Farlaky Serahkan Rumah Layak Huni di Julok

Bupati Al-Farlaky Serahkan Rumah Layak Huni di Julok

4 Mei 2026
7 Guru Aceh Timur Terima Penghargaan di Hardiknas, Al-Farlaky: Teruslah Menginspirasi

7 Guru Aceh Timur Terima Penghargaan di Hardiknas, Al-Farlaky: Teruslah Menginspirasi

4 Mei 2026
Korban Banjir Bireuen Ultimatum Bupati: Cairkan Dana Tunggu Huni 7 Hari, Jika Tidak Aksi Lebih Besar

Korban Banjir Bireuen Ultimatum Bupati: Cairkan Dana Tunggu Huni 7 Hari, Jika Tidak Aksi Lebih Besar

4 Mei 2026
Diguyur Hujan, Bupati Al-Farlaky Turun Podium Ikut Basah di Upacara Hardiknas Aceh Timur

Diguyur Hujan, Bupati Al-Farlaky Turun Podium Ikut Basah di Upacara Hardiknas Aceh Timur

4 Mei 2026
Saat Permusuhan Dijadikan Komando: Bahaya Politik Isolasi di Tengah Kita

Saat Permusuhan Dijadikan Komando: Bahaya Politik Isolasi di Tengah Kita

4 Mei 2026
Nelayan Aceh Timur Masih Ditahan di Thailand, Bupati Al-Farlaky: Kami Terus Koordinasi dengan KBRI

Nelayan Aceh Timur Masih Ditahan di Thailand, Bupati Al-Farlaky: Kami Terus Koordinasi dengan KBRI

3 Mei 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Uang Terakhir untuk Kemo Anak Ludes: Penipu Catut Nama Bupati Al-Farlaky

Redaksi Penulis Redaksi
Sabtu, 05/09/2026 | 22:34 WIB
Uang Terakhir untuk Kemo Anak Ludes: Penipu Catut Nama Bupati Al-Farlaky
Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Mak Innaya di Aceh Tamiang kirim Rp500 ribu karena percaya “bantuan bupati”. Anaknya bocor ginjal, sedang kemoterapi. Uang itu kini hilang.

ACEH TIMUR | Telepon itu datang seperti mukjizat. Berbahasa Aceh. Suaranya mirip Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky. Katanya, ada bantuan Rp1,5 juta untuk biaya kemoterapi anak Mak Innaya yang bocor ginjal.

Harapan meledak, Lalu dirampok.

Beberapa hari lalu, nomor +62 851-9879-9404 menghubungi Mak Innaya, warga Aceh Tamiang. Sang penelepon mengaku bupati. Menjanjikan transfer. Mak Innaya percaya. Siapa yang tidak? Anaknya sakit. Uang habis. Negara, lewat “bupati”, katanya, hadir.

Tak sampai sejam, telepon kedua masuk. Nada panik. “Ada kelebihan transfer Rp500 ribu. Salah kirim. Itu jatah anak lain yang mau operasi. Tolong kirim balik sekarang.”

Baca Juga :  Ibu dan Anak Diserang Orang Tuna Rungu-Wicara di Aceh Utara

Mak Innaya gemetar. Di tangannya cuma Rp500 ribu. Uang terakhir. Untuk beli obat. Untuk ongkos rumah sakit. Untuk sesuap nasi besok. Tapi otaknya berkata: “Ini bupati. Ini bantuan. Kalau tak dikembalikan, nanti bantuan batal.”

Dikirim, Klik, Ludes.

Setelah itu, nomor tadi mati. Bantuan Rp1,5 juta tak pernah mendarat. Yang datang hanya sepi. Dan sesal.

“Dia bilang kelebihan transfer. Diminta kirim balik ke rekening yang dia kasih,” kata Mak Innaya, suaranya pecah saat mengadu ke kerabat, Jumat 9/5/2026.

Kerabatnya ikut remuk. “Namanya anak lagi dirawat, dikemo. Dapat telepon katanya Bupati mau bantu, siapa yang gak senang? Tanpa pikir panjang langsung dikirim, karena mikirnya buat nolong anak. Ternyata ditipu.”

Baca Juga :  Ibu dan Anak Diserang Orang Tuna Rungu-Wicara di Aceh Utara

Ini bukan kasus pertama. Modus “bantuan pejabat” adalah kejahatan yang paling pengecut: menyerang orang yang sudah jatuh.

Penipu tak butuh senjata. Cukup satu telepon, satu nama besar, satu janji palsu. Korbannya selalu sama: yang sakit, yang miskin, yang putus asa.

Pemkab Aceh Timur sudah berkali-kali menegaskan. Bupati tidak pernah transfer bantuan langsung. Tidak pernah minta uang dikembalikan. Semua bantuan resmi lewat dinas. Ada berita acara. Ada tanda tangan. Tidak ada drama “kelebihan transfer”.

Tapi penipu tahu celahnya: panik mengalahkan logika. Harapan mengalahkan curiga.

Baca Juga :  Ibu dan Anak Diserang Orang Tuna Rungu-Wicara di Aceh Utara

Hari ini Mak Innaya tak cuma kehilangan uang. Dia kehilangan percaya. Pada telepon yang berdering. Pada suara yang mengaku pejabat. Pada negara yang seharusnya melindungi.

Warga diminta catat: 0851-9879-9404. Jika nomor itu menelepon mengaku Bupati Aceh Timur, tutup. Blokir. Lapor. Konfirmasi ke ajudan, Humas Pemkab, atau dinas terkait. Jangan transfer serupiah pun.

“Tega bener nipu orang yang lagi susah. Anaknya sakit, uang terakhir pun diambil,” tutup kerabat korban.

Menipu orang sehat saja dosa. Menipu ibu yang anaknya sekarat di ruang kemo? Itu bukan lagi kriminal. Itu kebiadaban. Dinegeri ini, kebiadaban semacam itu harus di musnahkan.

MengirimMenciak

Baca Juga

Ibu dan Anak Diserang Orang Tuna Rungu-Wicara di Aceh Utara
Kriminal

Ibu dan Anak Diserang Orang Tuna Rungu-Wicara di Aceh Utara

9 April 2026
Terpidana Penipuan Ditangkap Tim Tabur Kejati Aceh di Bireuen
Kriminal

Terpidana Penipuan Ditangkap Tim Tabur Kejati Aceh di Bireuen

30 Januari 2026
Rekonstruksi Pembunuhan Khairul Nasri, Tersangka AN Adegankan 10 Ayunan Parang
Kriminal

Rekonstruksi Pembunuhan Khairul Nasri, Tersangka AN Adegankan 10 Ayunan Parang

21 Januari 2026
Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam
Kriminal

Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

29 Desember 2025
Dua Pencuri Telepon Genggam Ditangkap Polisi lewat Fitur iCloud
Kriminal

Dua Pencuri Telepon Genggam Ditangkap Polisi lewat Fitur iCloud

20 September 2025
Motif Pembunuhan Kurir Paket di Aceh Timur Terungkap
Kriminal

Motif Pembunuhan Kurir Paket di Aceh Timur Terungkap

4 September 2025
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Uang Terakhir untuk Kemo Anak Ludes: Penipu Catut Nama Bupati Al-Farlaky

Uang Terakhir untuk Kemo Anak Ludes: Penipu Catut Nama Bupati Al-Farlaky

Penulis Redaksi
9 Mei 2026

Mak Innaya di Aceh Tamiang kirim Rp500 ribu karena percaya “bantuan bupati”. Anaknya bocor ginjal, sedang kemoterapi. Uang itu kini...

Sopir Truk Sumringah: Jalan Berlubang di Aceh Timur Kini Mulus di Era Al-Farlaky

Sopir Truk Sumringah: Jalan Berlubang di Aceh Timur Kini Mulus di Era Al-Farlaky

Penulis Redaksi
8 Mei 2026

Dulu lubang jebakan dari Birem Bayeun sampai Julok. Kini truk Medan-Banda Aceh ngegas tanpa was-was. Sopir: Terima kasih Bupati. ACEH...

Satgas PPA Sodorkan Nama Martini ke Kejati: Dugaan Korupsi Pokir Rp miliaran

Satgas PPA Sodorkan Nama Martini ke Kejati: Dugaan Korupsi Pokir Rp miliaran

Penulis Redaksi
8 Mei 2026

Laporan ke Kejati Aceh sebut Pokir DPRA Martini 2021-2026 bermasalah. BPK temukan potensi kelebihan bayar. BANDA ACEH | Nama Anggota...

Kritik Mudhakir: Bu Dewan, Sejarah Tak Catat Jumlah Statusmu

Kritik Mudhakir: Bu Dewan, Sejarah Tak Catat Jumlah Statusmu

Penulis Redaksi
7 Mei 2026

#Mantan ketua Senat Fakultas FEBI UIN Nahrisyah Lhokseumawe sekaligus Tokoh Pemuda Aceh Timur sindir Anggota DPRA Martini, desak hentikan nyinyir...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In