#Tim gabungan BKSDA-BBTNGL turun ke Gampong Singah Mulo setelah Harimau Sumatra melukai warga. Warga diimbau waspada beraktivitas di kebun dekat hutan.
GAYO LUES | Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bergerak cepat merespons serangan Harimau Sumatra yang melukai warga di Gampong Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues.
Tim gabungan bersama Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) akan memasang kamera trap untuk memantau pergerakan satwa dilindungi itu.
Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, mengatakan pemasangan kamera jebak menjadi langkah awal untuk memetakan aktivitas harimau di sekitar lokasi kejadian.
“Tim bersama dengan BBTNGL akan melakukan pemantauan dan rencana pemasangan kamera trap,” kata Ujang saat dikonfirmasi media, Selasa, 19 Mei 2026.
Lokasi serangan berada tepat di perbatasan kawasan hutan, yang merupakan habitat alami Harimau Sumatra. Ujang mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun maupun area dekat hutan.
“Utamakan keselamatan dan kami juga turut prihatin atas kejadian tersebut,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Kepala BBTNGL, Subhan. Ia membenarkan adanya interaksi negatif antara manusia dan harimau dan menyebut kasus kini ditangani tim gabungan BKSDA bersama mitra.
“Nanti akan kami update perkembangannya,” ucap Subhan saat dikonfirmasi, Selasa malam.
Korban Luka di Bibir
Insiden terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, Selasa, 19 Mei 2026. Seorang warga Desa Singgah Mulo diserang saat membersihkan lahan jahe di kebunnya di Dusun Siongal-Ongal.
“Korban mengalami luka koyak di bagian bibir. Korban langsung dibawa ke RSUD Sahudin Kutacane untuk mendapatkan perawatan,” kata Camat Putri Betung, Jenal Abidin.
Jenal meminta warga berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun yang berbatasan langsung dengan hutan.
“Kemungkinan harimau Sumatra tersebut masih berkeliaran di area perkebunan milik warga setempat. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.
BKSDA Aceh memastikan pemantauan akan terus dilakukan hingga situasi dinyatakan aman bagi warga.

























