PEUREULAK | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menggelar peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah sekaligus Haul Sultan Alaiddin Said Maulana Abdul Aziz Syah ke-1224 di kawasan Makam Sultan Gampong Bandrong, Kecamatan Peureulak, Selasa 16 Juni 2026.
Acara yang dihadiri ribuan masyarakat itu menjadi momentum resmi Pemkab Aceh Timur untuk merawat sejarah Peureulak sebagai pusat peradaban Islam pertama di Asia Tenggara.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan peringatan tahun ini sengaja digelar dalam skala besar berbeda dari tahun sebelumnya.

Ia menegaskan momentum 1 Muharram harus menjadi sarana membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap warisan sejarah Islam daerah.
“Ini menunjukkan komitmen dan tekad kita bersama sebagai daerah masuknya Islam pertama di Asia Tenggara. Momentum ini tidak boleh dilupakan oleh kita maupun generasi yang akan datang,” ujarnya.
Dalam sambutan tersebut, Al-Farlaky juga menyampaikan gagasan menjadikan Peureulak sebagai kilometer nol Peradaban Islam Asia Tenggara. Usulan itu akan dikaji bersama akademisi, sejarawan, pemerintah provinsi, dan kementerian terkait.
Rangkaian kegiatan meliputi zikir dan doa bersama, santunan 100 anak yatim, tausiah Islami, hingga napak tilas sejarah Peradaban Islam Peureulak.

























