#Pelantikan Ketua Haji Maop di Hotel Royal Idi Rayeuk diwarnai aksi penghadangan kader. Negosiasi Darwis Jeunib redakan ketegangan.
ACEH TIMUR | Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Aceh Timur di Hotel Royal Idi Rayeuk, Kamis 25 Juni 2026, sempat diwarnai kericuhan.
Momen penghadangan terjadi saat Sekretaris Jenderal DPP Partai Aceh Aiyub Abbas alias Abuwa turun dari mobil hendak masuk ke lokasi acara.

Aksi itu dilakukan kader PA/KPA dan sejumlah Panglima Sagoe yang menolak pelantikan tanpa Musyawarah Wilayah (Muswil). Situasi sempat memanas dengan aksi saling dorong di depan hotel.
Negosiasi Redakan Ketegangan
Pelantikan akhirnya tetap berlangsung setelah ada upaya negosiasi. Darwis Jeunib bertindak sebagai penengah antara Abuwa, Ketua DPW terpilih Azhari alias Haji Maop, dengan para kader yang melakukan protes.

Hanya 3 Jabatan Dilantik
Akibat aksi penolakan itu, pelantikan tidak berjalan penuh. Hanya 3 jabatan inti DPW Aceh Timur yang dilantik, yaitu Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.
Mereka Haji Maop sebagai Ketua, Iskandar Midsen sebagai Sekretaris, dan Pang Ucok sebagai Bendahara. Jabatan pengurus lainnya ditunda pelantikannya.
Dalam sambutannya, Haji Maop berjanji akan mengevaluasi internal partai. Ia menargetkan DPW Partai Aceh Timur meraih 50 kursi DPRK pada pemilu mendatang.
Belum Ada Keterangan Resmi DPP
Hingga berita ini diturunkan, redaksi BisaApa.co.id belum mendapatkan keterangan resmi dari Sekjen DPP Partai Aceh Aiyub Abbas dan pengurus DPP terkait kronologi kericuhan dan alasan pelantikan hanya untuk 3 jabatan.
Redaksi juga masih berupaya mengonfirmasi Polres Aceh Timur terkait pengamanan dan pihak panitia pelantikan.

























