#Usai lantik PGRI, Bupati arahkan Dinas Pendidikan siapkan sekolah unggul di Peureulak, Idi, Simpang Ulim. Guru Al-Qur’an wajib punya kompetensi.
ACEH TIMUR | Pelantikan PGRI jadi momentum Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menebar target besar. Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan minimal 3 SMP unggulan di wilayah Peureulak, Idi, dan Simpang Ulim.
“Sekolah unggulan ini penting untuk mempersiapkan generasi yang unggul dan mampu bersaing di masa depan,” tegas Al-Farlaky saat memberi arahan, Rabu (24/6/2026).
Selain infrastruktur, Bupati menyorot kurikulum. Ia minta muatan lokal dikuatkan. Anak didik harus dikenalkan sejarah Aceh Timur, sejarah Islam, tokoh ulama, dan khazanah budaya daerah.

“Kita ingin anak-anak mengenal sejarah daerahnya sendiri, mengenal ulama-ulama besar dan nilai-nilai yang menjadi identitas Aceh Timur,” ujarnya.
Poin penting lain: penguatan guru. Al-Farlaky meminta Dinas Pendidikan menyiapkan tenaga pendidik berkompetensi khusus, terutama pembelajaran Al-Qur’an. Pelatihan guru harus ditingkatkan agar kualitas ajar naik.
Soal organisasi guru, Bupati mendukung penuh program PGRI, termasuk usulan gedung baru. Ia juga menugaskan PGRI membangun kerja sama lintas sektor untuk pendampingan dan perlindungan hukum tenaga pendidik.
Sebagai pemicu, Pemkab akan memberi penghargaan ke sekolah berprestasi. “Tunjukkan prestasi. Sekolah yang berprestasi, baik murid maupun gurunya, akan kita berikan penghargaan,” pungkasnya.

























