#Prosesi dikukuhkan di Aula Dinas Dayah dengan tradisi semapa. Bupati minta MAA jadi motor penggerak penyelesaian sengketa di gampong.
ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky melantik Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Timur periode 2026–2030 di Aula Dinas Dayah pada Rabu, 13 Mei 2026.
Pelantikan berlangsung khidmat dengan penyambutan tradisi adat semapa atau panton khas Aceh. Tgk. H. Aiyub, S.I.Kh., M.Si dikukuhkan sebagai Ketua MAA Aceh Timur, didampingi Wakil Ketua Tgk. H. Anwar Abdullah.

Dalam sambutannya, Al-Farlaky menegaskan pentingnya menghidupkan kembali peran lembaga adat dan peradilan adat di tengah perkembangan zaman dan teknologi.
Ia menilai hukum adat merupakan pondasi awal masyarakat Aceh yang sudah hidup jauh sebelum sistem hukum modern hadir.
“Hukum adat ini adalah hukum dasar yang sudah hidup di tengah masyarakat sejak zaman nenek moyang mendirikan negeri ini. Namun perlahan kita mulai mengabaikannya,” ujarnya.
Politisi Muda partai Aceh tersebut berharap kepengurusan baru mampu menjadi motor penggerak memperkuat peradilan adat di tingkat gampong.
Ia juga meminta seluruh unsur memperkuat peran tuha peut dan tokoh adat sebagai penjaga harmonisasi sosial.
Adapun susunan pengurus MAA Kabupaten Aceh Timur periode 2026-2030 terdiri dari Ketua Tgk. H. Aiyub, S.I.Kh., M.Si dan Wakil Ketua Tgk. H. Anwar Abdullah.
Bidang Adat Istiadat dan Pembinaan Adat dipimpin oleh Tgk. H. Husin sebagai ketua, di dampingi Tgk. Abdul Manaf dan Tgk. Syamsul, S.H sebagai anggota, serta Tgk. Muhammad Yahya Hasan.
Bidang Pengkajian, Pendidikan, Pengembangan dan Pelestarian Adat diketuai oleh Tgk Abubakar AR dengan anggota Tgk. Mahyuddin, Tgk. Armia A. Rahman, dan Tgk. Abdul Muthaleb, S.H.I.
Sementara pada Bidang Pemberdayaan Putroe Phang di ketuai oleh Tgk Ilyas, dengan anggota Ratna Dewi, A.Md., Ainul Mardhiah, dan Marlina.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua MAA Provinsi Aceh, Prof. Dr. Drs. Yusri Yusuf, Kepala Sekretariat MAA Provinsi Muhammad Jinaidi, serta sejumlah kepala OPD dan ketua MAA kecamatan.

























