#200 penerima, dari mahasiswa sampai ASN, kumpul di Ulee Kareng rayakan Idul Adha penuh kebersamaan
BANDA ACEH | Komplek Perumahan DPRA Ie Masen Kaye Adang, Ulee Kareng pada Jumat 29 Mei 2026, berubah menjadi ruang temu warga Aceh Tenggara.
Forum Bersama Anggota DPRA Dapil 8 bersama Ikatan Keluarga Aceh Tenggara (IKAGARA) Banda Aceh memotong 2 ekor lembu untuk dibagikan kepada sekitar 200 warga Agara yang merantau ke ibu kota.
Di tanah rantau, kurban difungsikan sebagai jembatan sosial. Mahasiswa, ASN, tenaga medis, hingga personel TNI/Polri asal Aceh Tenggara berkumpul bukan hanya mengambil daging, tapi saling menyapa dan memperbarui jejaring kekeluargaan.
“Ibadah kurban momentum mulia untuk memperkuat kepedulian dan solidaritas. Ini juga sarana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tenggara yang ada di Banda Aceh,” ujar Nurdiansyah Alasta, Anggota DPRA Dapil 8.
Ketua IKAGARA Banda Aceh H. Kariamansyah, menekankan makna pertemuan itu.
“Kegiatan ini bukan hanya pembagian daging. Ini wadah saling mengenal dan menjaga kekompakan warga Agara di Banda Aceh. Semangat kebersamaan harus terus dirawat,” ujarnya.
Panitia mencatat 2 ekor lembu tahun ini menjangkau warga Agara di Banda Aceh dan sekitarnya, termasuk kalangan mahasiswa.
“Alhamdulillah manfaatnya dirasakan sekitar 200 orang. Insya Allah tahun depan semangat kebersamaannya lebih besar,” ucap Ketua Panitia Ust. H. Abdul Razak.
Awaluddin, salah satu penerima, merasakan nilai lebih dari sekadar ibadah. “Selain berkah, ini kesempatan kami saling mengenal dan mempererat silaturahmi sesama perantau Agara,” ujarnya.
Hadir pula Dr. dr. Safrizal Rahman, Dekan FK USK, Dr. Syukriy Abdullah Direktur PSDKU USK Gayo Lues, Ust. Fathurrahman Imam Masjid Oman Al Makmur, Sulaiman Datu tokoh Gayo Banda Aceh, serta ASN dan aparat asal Aceh Tenggara.
Kegiatan berlangsung khidmat. Idul Adha di perantauan pun punya rasa yang sama: berbagi dan menjaga akar.

























