ACEH SINGKIL | Polres Aceh Singkil memilih aksi sosial sebagai cara menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Institusi itu membangun sumur bor di Pesantren Darus Salihin, Desa Takal Pasir, Kecamatan Singkil, sekaligus membedah rumah Ibu Banyak, lansia berstatus cerai mati di Desa Lae Pinang, Kecamatan Singkohor.
Dua kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial jelang 1 Juli 2026. Bedah rumah menyasar warga kurang mampu agar memiliki tempat tinggal layak, sementara sumur bor ditujukan memenuhi kebutuhan air bersih santri dan pengurus pesantren.
Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyona, mengatakan program ini merupakan wujud kepedulian Polri yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga rumah yang sedang dibangun ini nantinya dapat memberikan kenyamanan dan meningkatkan kesejahteraan Ibu Banyak,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Untuk sumur bor, Kapolres berharap hasilnya bisa dirasakan Pesantren Darus Salihin dan warga sekitar.
“Kegiatan ini merupakan wujud pengabdian Polri yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Pimpinan dan pengurus Pesantren Darus Salihin menyambut baik bantuan tersebut. Mereka mengapresiasi Polres Aceh Singkil dan berharap sumur bor menjadi solusi atas keterbatasan air bersih di lingkungan pesantren.
Masyarakat setempat juga mengapresiasi kepedulian polisi terhadap warga yang membutuhkan. Program ini diharapkan menjadi inspirasi memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Dengan semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Aceh Singkil berkomitmen terus hadir melalui kegiatan sosial untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.























