• Terbaru
Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

15 Mei 2026
Dua Pelajar SD Aceh Timur Wakili Aceh di O2SN Nasional Jakarta, Bupati Janjikan Reward

Dua Pelajar SD Aceh Timur Wakili Aceh di O2SN Nasional Jakarta, Bupati Janjikan Reward

14 Agustus 2026
Bupati Al-Farlaky Serahkan Simbolis 20 Mobil Truck untuk Koperasi Desa Merah Putih

Bupati Al-Farlaky Serahkan Simbolis 20 Mobil Truck untuk Koperasi Desa Merah Putih

14 Agustus 2026
Populasi Terancam, Dua Gajah di Aceh Mati Berdekatan dalam 3 Hari

Populasi Terancam, Dua Gajah di Aceh Mati Berdekatan dalam 3 Hari

13 Agustus 2026
WTP Ke-12 Kalinya, Aceh Timur Buktikan Komitmen Tata Kelola Keuangan Bersih

Bupati Al-Farlaky: Perdamaian Aceh Harus Dirawat dan Diwariskan ke Anak Cucu

13 Agustus 2026
3 Dapur Penyulingan dan 1 Rumah Warga Terbakar di Ranto Peureulak, BPBD Kerahkan 6 Armada

3 Dapur Penyulingan dan 1 Rumah Warga Terbakar di Ranto Peureulak, BPBD Kerahkan 6 Armada

13 Agustus 2026
Hadiri Forum Pemda Berprestasi, Bupati Al-Farlaky Dorong Program Pusat Sesuai Kebutuhan Daerah

Hadiri Forum Pemda Berprestasi, Bupati Al-Farlaky Dorong Program Pusat Sesuai Kebutuhan Daerah

12 Agustus 2026
Kuasa Hukum Sayuti Abubakar Bantah Kliennya Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi

Kuasa Hukum Sayuti Abubakar Bantah Kliennya Dua Kali Mangkir Panggilan Polisi

12 Agustus 2026
PT PEMA Butuh Pemimpin Berkapasitas, SMNI Aceh Barat Dorong Muntasir AG

PT PEMA Butuh Pemimpin Berkapasitas, SMNI Aceh Barat Dorong Muntasir AG

9 Agustus 2026
Aliansi Aneuk Nanggroe Desak Usut Penyebab Banjir Aceh hingga ke Akar

Aliansi Aneuk Nanggroe Desak Usut Penyebab Banjir Aceh hingga ke Akar

8 Agustus 2026
Bupati Al-Farlaky Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Bupati Al-Farlaky Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

6 Agustus 2026
Mawardi Nur Resmi Dilantik Jadi Kepala BPMA, Gantikan Nasri Djalal

Mawardi Nur Resmi Dilantik Jadi Kepala BPMA, Gantikan Nasri Djalal

5 Agustus 2026
Bunda Literasi Aceh Timur Buka Pelatihan Literasi Dan Konseling, Ajak Guru Analisis Informasi Hoaks

Bunda Literasi Aceh Timur Buka Pelatihan Literasi Dan Konseling, Ajak Guru Analisis Informasi Hoaks

5 Agustus 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

Redaksi Penulis Redaksi
Jumat, 05/15/2026 | 15:57 WIB
Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

Sekretaris PWI Aceh Timur, Maulana Amri, M.Sos. (foto: For Bisapaid).

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Oleh: Sekretaris PWI Aceh Timur, Maulana Amri, M.Sos

Ruang publik di era media sosial bergerak sangat cepat. Dalam hitungan menit, sebuah isu dapat menyebar ke ribuan layar, memancing emosi, membentuk persepsi, bahkan menghakimi seseorang sebelum fakta selesai diperiksa.

Di tengah situasi itu, masyarakat sering kesulitan membedakan antara kritik yang sehat dengan serangan yang lahir dari kebencian (Heater)dan manuver para pendengung (Buzzer).Padahal keduanya berbeda.

Kritik merupakan bagian penting dari demokrasi. Pemerintah, pejabat publik, bahkan tokoh masyarakat memang harus terbuka terhadap kritik. Tanpa kritik, kekuasaan mudah kehilangan kontrol, dan kebijakan berpotensi berjalan tanpa koreksi. Karena itu, kritik seharusnya dipandang sebagai vitamin demokrasi, bukan ancaman.

Namun belakangan, ruang digital kita justru memperlihatkan gejala lain. Banyak percakapan yang tidak lagi berfokus pada kebijakan, program, atau keputusan publik, melainkan mulai bergeser pada serangan pribadi, ejekan, prasangka, hingga upaya membangun kebencian secara terus-menerus.

Baca Juga :  Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

Fenomena ini juga mulai terasa dalam dinamika komunikasi publik di Aceh Timur Perdebatan yang semestinya membahas solusi atas persoalan masyarakat kadang berubah menjadi arena saling menyerang secara personal.

Yang dibicarakan bukan lagi substansi kebijakan, melainkan kehidupan pribadi, asumsi, bahkan tuduhan yang belum tentu memiliki dasar yang jelas. Di era media sosial, masyarakat juga perlu memahami bahwa tidak semua suara keras di ruang publik berasal dari motif yang sama.

Ada perbedaan antara kritikus, pembenci, dan pendengung atau buzzer. Kritikus adalah mereka yang menyampaikan koreksi berdasarkan argumen dan kepentingan publik.

Kritiknya mungkin tajam, tetapi fokus pada kebijakan, keputusan, atau dampak yang dirasakan masyarakat. Seorang kritikus umumnya terbuka terhadap dialog dan bersedia mengubah pandangan bila diperlihatkan data baru.

Berbeda dengan pembenci. Pembenci lebih digerakkan oleh emosi dibanding argumentasi. Yang diserang sering kali bukan substansi persoalan, melainkan sisi personal seseorang. Karena itu, ruang yang dibangun pembenci biasanya dipenuhi ejekan, prasangka, dan kemarahan yang terus diulang.

Baca Juga :  Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

Sementara pendengung atau buzzer bekerja dengan pola berbeda lagi. Mereka bukan selalu marah atau kecewa, tetapi menjalankan narasi tertentu secara terorganisir untuk membentuk opini publik. Produk mereka tidak murni dari ide sendiri tapi acap kali ada pesanan atau sponsor dibelakangnya.

Dalam banyak kasus, pesan yang disampaikan seragam, muncul serentak, dan lebih bertujuan menggiring persepsi dibanding membangun diskusi sehat. Masalahnya, ketiga hal ini sering bercampur di media sosial sehingga publik kesulitan membedakan mana kritik yang layak didengar dan mana suara yang sekadar ingin menciptakan kebisingan.

Akibatnya, kritik yang sehat kadang dianggap sebagai kebencian, sementara serangan personal justru dibungkus seolah-olah bagian dari kontrol demokrasi.Padahal demokrasi yang sehat membutuhkan kemampuan untuk membedakan keduanya.

Pemerintah tentu tidak boleh antikritik. Pemimpin daerah harus siap menerima koreksi, mendengar keluhan, dan membuka ruang dialog dengan masyarakat. Tetapi pada saat yang sama, ruang publik juga tidak boleh dipenuhi budaya saling menghancurkan.

Baca Juga :  Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

Sebab ketika kebencian lebih dominan daripada akal sehat, yang rusak bukan hanya nama seseorang, melainkan kualitas demokrasi itu sendiri.

Masyarakat akhirnya menjadi lelah, bingung menentukan mana informasi yang layak dipercaya, dan perlahan kehilangan kepercayaan terhadap seluruh proses diskusi publik.

Karena itu, yang dibutuhkan hari ini bukan hanya keberanian berbicara, tetapi juga kedewasaan dalam menyampaikan kritik. Kritik yang baik tidak harus lembut, tetapi harus jujur. Kritik tidak harus menyenangkan, tetapi tetap memiliki batas etik dan tanggung jawab moral.

Kita boleh berbeda pandangan terhadap pemimpin, boleh tidak setuju terhadap kebijakan, bahkan boleh kecewa terhadap pemerintah. Namun semua itu seharusnya tetap disampaikan dalam koridor argumentasi, bukan kebencian.Sebab demokrasi tidak tumbuh dari pujian tanpa batas, tetapi juga tidak akan sehat bila dipenuhi amarah tanpa kendali.

MengirimMenciak

Baca Juga

Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus
Opini

Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

2 Agustus 2026
Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran
Opini

Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran

1 Maret 2026
Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?
Opini

Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?

2 Februari 2026
Membangun Aceh Tangguh Bencana
Opini

Membangun Aceh Tangguh Bencana

24 Januari 2026
Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan
Opini

Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan

28 Desember 2025
Bayang-Bayang Ratu Kegelapan di Tanah Aceh
Opini

Bayang-Bayang Ratu Kegelapan di Tanah Aceh

8 November 2025
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Dua Pelajar SD Aceh Timur Wakili Aceh di O2SN Nasional Jakarta, Bupati Janjikan Reward

Dua Pelajar SD Aceh Timur Wakili Aceh di O2SN Nasional Jakarta, Bupati Janjikan Reward

Penulis Redaksi
14 Agustus 2026

ACEH TIMUR | Dua pelajar sekolah dasar asal Kabupaten Aceh Timur terpilih mewakili Provinsi Aceh pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional...

Bupati Al-Farlaky Serahkan Simbolis 20 Mobil Truck untuk Koperasi Desa Merah Putih

Bupati Al-Farlaky Serahkan Simbolis 20 Mobil Truck untuk Koperasi Desa Merah Putih

Penulis Redaksi
14 Agustus 2026

ACEH TIMUR | Sebanyak 20 unit mobil pick up diserahkan secara simbolis oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky kepada...

Populasi Terancam, Dua Gajah di Aceh Mati Berdekatan dalam 3 Hari

Populasi Terancam, Dua Gajah di Aceh Mati Berdekatan dalam 3 Hari

Penulis Redaksi
13 Agustus 2026

BANDA ACEH | Peringatan Hari Gajah Sedunia 12 Agustus 2026 diwarnai duka di Aceh. Dalam kurun waktu tiga hari, dua...

WTP Ke-12 Kalinya, Aceh Timur Buktikan Komitmen Tata Kelola Keuangan Bersih

Bupati Al-Farlaky: Perdamaian Aceh Harus Dirawat dan Diwariskan ke Anak Cucu

Penulis Redaksi
13 Agustus 2026

ACEH TIMUR | Dua puluh satu tahun setelah penandatanganan Nota Kesepahaman Helsinki 15 Agustus 2005, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In