• Terbaru
Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

15 Mei 2026
Anggaran SD Sarah Gala Sudah Ada, Al-Farlaky Target Revitalisasi Sekolah Selesai 2026

Anggaran SD Sarah Gala Sudah Ada, Al-Farlaky Target Revitalisasi Sekolah Selesai 2026

1 Juli 2026
‘Satu Lentera Padam’, Bupati Al-Farlaky: Kepergian Abiya Kehilangan Cahaya bagi Umat

‘Satu Lentera Padam’, Bupati Al-Farlaky: Kepergian Abiya Kehilangan Cahaya bagi Umat

1 Juli 2026
Konfercab Ke-III PCNU Simeulue Pilih Pengurus Baru Masa Khidmat 2026-2031

Konfercab Ke-III PCNU Simeulue Pilih Pengurus Baru Masa Khidmat 2026-2031

1 Juli 2026
Bupati Aceh Timur Tinjau Lokasi Pembangunan SD Sarah Gala di Pendalaman Pante Bidari

Bupati Aceh Timur Tinjau Lokasi Pembangunan SD Sarah Gala di Pendalaman Pante Bidari

1 Juli 2026
Bupati Al-Farlaky dan Rombongan Takziah ke Dayah Abiya Blang Mideun Julok

Bupati Al-Farlaky dan Rombongan Takziah ke Dayah Abiya Blang Mideun Julok

1 Juli 2026
Bupati Al-Farlaky: Si AZIS Harus Tingkatkan Kepercayaan Publik pada Zakat

Bupati Al-Farlaky: Si AZIS Harus Tingkatkan Kepercayaan Publik pada Zakat

30 Juni 2026
Buraq Terbang FC Juara Piala Pemuda Cup 3 Usai Taklukkan Tiger FC 2-0

Buraq Terbang FC Juara Piala Pemuda Cup 3 Usai Taklukkan Tiger FC 2-0

29 Juni 2026
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Pastikan Penyebab Ledakan KMP Aceh Hebat 2

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Pastikan Penyebab Ledakan KMP Aceh Hebat 2

29 Juni 2026
Polri usut dana hibah KONI Aceh 2023 dan aset PON yang dilaporkan GeRAK

Polri usut dana hibah KONI Aceh 2023 dan aset PON yang dilaporkan GeRAK

29 Juni 2026
Bupati Al-Farlaky Tegaskan Pelatihan Pupuk Organik Harus Berdampak ke Lahan Petani

Bupati Al-Farlaky Tegaskan Pelatihan Pupuk Organik Harus Berdampak ke Lahan Petani

29 Juni 2026
Bupati Tarmizi geser 13 pejabat, Ruswaidi naik jadi Asisten Pemerintahan

Bupati Tarmizi geser 13 pejabat, Ruswaidi naik jadi Asisten Pemerintahan

29 Juni 2026
Pemkab Aceh Timur Terima Bantuan Keuangan Rp50 Miliar dari Deli Serdang Pascabanjir 2025

Pemkab Aceh Timur Terima Bantuan Keuangan Rp50 Miliar dari Deli Serdang Pascabanjir 2025

29 Juni 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

Redaksi Penulis Redaksi
Jumat, 05/15/2026 | 15:57 WIB
Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

Sekretaris PWI Aceh Timur, Maulana Amri, M.Sos. (foto: For Bisapaid).

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Oleh: Sekretaris PWI Aceh Timur, Maulana Amri, M.Sos

Ruang publik di era media sosial bergerak sangat cepat. Dalam hitungan menit, sebuah isu dapat menyebar ke ribuan layar, memancing emosi, membentuk persepsi, bahkan menghakimi seseorang sebelum fakta selesai diperiksa.

Di tengah situasi itu, masyarakat sering kesulitan membedakan antara kritik yang sehat dengan serangan yang lahir dari kebencian (Heater)dan manuver para pendengung (Buzzer).Padahal keduanya berbeda.

Kritik merupakan bagian penting dari demokrasi. Pemerintah, pejabat publik, bahkan tokoh masyarakat memang harus terbuka terhadap kritik. Tanpa kritik, kekuasaan mudah kehilangan kontrol, dan kebijakan berpotensi berjalan tanpa koreksi. Karena itu, kritik seharusnya dipandang sebagai vitamin demokrasi, bukan ancaman.

Namun belakangan, ruang digital kita justru memperlihatkan gejala lain. Banyak percakapan yang tidak lagi berfokus pada kebijakan, program, atau keputusan publik, melainkan mulai bergeser pada serangan pribadi, ejekan, prasangka, hingga upaya membangun kebencian secara terus-menerus.

Fenomena ini juga mulai terasa dalam dinamika komunikasi publik di Aceh Timur Perdebatan yang semestinya membahas solusi atas persoalan masyarakat kadang berubah menjadi arena saling menyerang secara personal.

Yang dibicarakan bukan lagi substansi kebijakan, melainkan kehidupan pribadi, asumsi, bahkan tuduhan yang belum tentu memiliki dasar yang jelas. Di era media sosial, masyarakat juga perlu memahami bahwa tidak semua suara keras di ruang publik berasal dari motif yang sama.

Ada perbedaan antara kritikus, pembenci, dan pendengung atau buzzer. Kritikus adalah mereka yang menyampaikan koreksi berdasarkan argumen dan kepentingan publik.

Kritiknya mungkin tajam, tetapi fokus pada kebijakan, keputusan, atau dampak yang dirasakan masyarakat. Seorang kritikus umumnya terbuka terhadap dialog dan bersedia mengubah pandangan bila diperlihatkan data baru.

Berbeda dengan pembenci. Pembenci lebih digerakkan oleh emosi dibanding argumentasi. Yang diserang sering kali bukan substansi persoalan, melainkan sisi personal seseorang. Karena itu, ruang yang dibangun pembenci biasanya dipenuhi ejekan, prasangka, dan kemarahan yang terus diulang.

Sementara pendengung atau buzzer bekerja dengan pola berbeda lagi. Mereka bukan selalu marah atau kecewa, tetapi menjalankan narasi tertentu secara terorganisir untuk membentuk opini publik. Produk mereka tidak murni dari ide sendiri tapi acap kali ada pesanan atau sponsor dibelakangnya.

Dalam banyak kasus, pesan yang disampaikan seragam, muncul serentak, dan lebih bertujuan menggiring persepsi dibanding membangun diskusi sehat. Masalahnya, ketiga hal ini sering bercampur di media sosial sehingga publik kesulitan membedakan mana kritik yang layak didengar dan mana suara yang sekadar ingin menciptakan kebisingan.

Akibatnya, kritik yang sehat kadang dianggap sebagai kebencian, sementara serangan personal justru dibungkus seolah-olah bagian dari kontrol demokrasi.Padahal demokrasi yang sehat membutuhkan kemampuan untuk membedakan keduanya.

Pemerintah tentu tidak boleh antikritik. Pemimpin daerah harus siap menerima koreksi, mendengar keluhan, dan membuka ruang dialog dengan masyarakat. Tetapi pada saat yang sama, ruang publik juga tidak boleh dipenuhi budaya saling menghancurkan.

Sebab ketika kebencian lebih dominan daripada akal sehat, yang rusak bukan hanya nama seseorang, melainkan kualitas demokrasi itu sendiri.

Masyarakat akhirnya menjadi lelah, bingung menentukan mana informasi yang layak dipercaya, dan perlahan kehilangan kepercayaan terhadap seluruh proses diskusi publik.

Karena itu, yang dibutuhkan hari ini bukan hanya keberanian berbicara, tetapi juga kedewasaan dalam menyampaikan kritik. Kritik yang baik tidak harus lembut, tetapi harus jujur. Kritik tidak harus menyenangkan, tetapi tetap memiliki batas etik dan tanggung jawab moral.

Kita boleh berbeda pandangan terhadap pemimpin, boleh tidak setuju terhadap kebijakan, bahkan boleh kecewa terhadap pemerintah. Namun semua itu seharusnya tetap disampaikan dalam koridor argumentasi, bukan kebencian.Sebab demokrasi tidak tumbuh dari pujian tanpa batas, tetapi juga tidak akan sehat bila dipenuhi amarah tanpa kendali.

MengirimMenciak

Baca Juga

Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran
Opini

Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran

1 Maret 2026
Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?
Opini

Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?

2 Februari 2026
Membangun Aceh Tangguh Bencana
Opini

Membangun Aceh Tangguh Bencana

24 Januari 2026
Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan
Opini

Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan

28 Desember 2025
Bayang-Bayang Ratu Kegelapan di Tanah Aceh
Opini

Bayang-Bayang Ratu Kegelapan di Tanah Aceh

8 November 2025
Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau
Opini

Kisah Arjuna: Mengenang Makna Mesjid di Aceh dan Kewaspadaan di Rantau

4 November 2025
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Anggaran SD Sarah Gala Sudah Ada, Al-Farlaky Target Revitalisasi Sekolah Selesai 2026

Anggaran SD Sarah Gala Sudah Ada, Al-Farlaky Target Revitalisasi Sekolah Selesai 2026

Penulis Redaksi
1 Juli 2026

ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky memastikan anggaran pembangunan permanen SD Negeri Sarah Gala sudah tersedia penuh...

‘Satu Lentera Padam’, Bupati Al-Farlaky: Kepergian Abiya Kehilangan Cahaya bagi Umat

‘Satu Lentera Padam’, Bupati Al-Farlaky: Kepergian Abiya Kehilangan Cahaya bagi Umat

Penulis Redaksi
1 Juli 2026

ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyebut wafatnya Tgk. H. Abu Bakar atau Abiya Blang Mideun sebagai...

Konfercab Ke-III PCNU Simeulue Pilih Pengurus Baru Masa Khidmat 2026-2031

Konfercab Ke-III PCNU Simeulue Pilih Pengurus Baru Masa Khidmat 2026-2031

Penulis Redaksi
1 Juli 2026

SIMEULUE | Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Simeulue menggelar Konferensi Cabang Ke-III di Kantor Bappeda Lantai II, Selasa 30...

Bupati Aceh Timur Tinjau Lokasi Pembangunan SD Sarah Gala di Pendalaman Pante Bidari

Bupati Aceh Timur Tinjau Lokasi Pembangunan SD Sarah Gala di Pendalaman Pante Bidari

Penulis Redaksi
1 Juli 2026

ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meninjau langsung lokasi pembangunan SD Negeri Sarah Gala di Gampong Sahraja,...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In