• Terbaru
Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba

Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba

22 Juni 2026
PLN Kagetkan Pelanggan, Tagihan Rp50 Ribu Jadi Rp1 Juta

PLN Kagetkan Pelanggan, Tagihan Rp50 Ribu Jadi Rp1 Juta

4 September 2026
Kalahkan Aneuk Nanggroe, Rajawalina Fc Tantang JF FC Aceh Utara di Grand Final Piala KPA Simpang Ulim

Kalahkan Aneuk Nanggroe, Rajawalina Fc Tantang JF FC Aceh Utara di Grand Final Piala KPA Simpang Ulim

4 September 2026
Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

4 September 2026
“Satu Guru Satu Pohon”, Cara Aceh Timur Jadikan Pendidikan Benteng Ekologi

“Satu Guru Satu Pohon”, Cara Aceh Timur Jadikan Pendidikan Benteng Ekologi

3 September 2026
Semifinal Sengit Piala KPA Simpang Ulim, JF FC Aceh Utara Hentikan Langkah KPA Darul Falah

Semifinal Sengit Piala KPA Simpang Ulim, JF FC Aceh Utara Hentikan Langkah KPA Darul Falah

3 September 2026
Aneuk Nanggroe Amankan Tiket Semifinal Usai Kalahkan Tuan Rumah di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

Aneuk Nanggroe Amankan Tiket Semifinal Usai Kalahkan Tuan Rumah di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

2 September 2026
Pemkab Aceh Timur Terima Bantuan Alat Ortotik Prostetik dari RSO Soeharso

Pemkab Aceh Timur Terima Bantuan Alat Ortotik Prostetik dari RSO Soeharso

2 September 2026
Rajawalina melaju ke Semifinal Usai Kalahkan Young Warriors di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

Rajawalina melaju ke Semifinal Usai Kalahkan Young Warriors di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

1 September 2026
Kebakaran Hanguskan Kios dan Ruko di Lambaro, 1 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Hanguskan Kios dan Ruko di Lambaro, 1 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

1 September 2026
Al-Farlaky Launching Huntap Aceh Timur: Awal dari 2.033 Rumah Baru untuk Korban Banjir

Al-Farlaky Launching Huntap Aceh Timur: Awal dari 2.033 Rumah Baru untuk Korban Banjir

31 Agustus 2026
JF FC Kukuhkan Dominasi, Tundukkan Julok Putra 2-1 di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

JF FC Kukuhkan Dominasi, Tundukkan Julok Putra 2-1 di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

31 Agustus 2026
Panitia KPA Simpang Ulim Cup I Bagikan 10 Hadiah Doorprize, Suasana Lapangan Makin Meriah

Panitia KPA Simpang Ulim Cup I Bagikan 10 Hadiah Doorprize, Suasana Lapangan Makin Meriah

30 Agustus 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba

Redaksi Penulis Redaksi
Senin, 06/22/2026 | 17:56 WIB
Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba
Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

DEMOKRASI modern bertumpu pada satu ilusi rapi: partai politik punya aturan mainnya sendiri, dan aturan itu dipatuhi. Ilusi itu bernama AD/ART. Ketika ilusi itu dibuang demi kecepatan dan efisiensi semu, yang tersisa bukan demokrasi, tapi administrasi akrobat.

Penunjukan pengurus wilayah Partai Aceh di Aceh Timur tanpa Musyawarah Wilayah (Muswil) terdengar praktis di atas kertas. Tidak perlu rapat panjang, tidak perlu tarik ulur suara, cukup satu keputusan dari atas dan selesai. Masalahnya, negara tidak membaca keputusan itu sebagai “efisien”. Negara membaca itu sebagai cacat prosedur.

Dari sisi hukum perdata, keputusan yang lahir di luar AD/ART terbuka untuk digugat sebagai perbuatan melawan hukum. Pengadilan bisa membatalkan, dan ganti rugi bisa menyusul. Dari sisi administrasi, Kemenkumham punya dasar menolak pengesahan SK. Tanpa pengesahan, kepengurusan itu hantu. Tidak bisa buka rekening partai, tidak bisa urus dana bantuan politik, tidak bisa tanda tangan apa-apa atas nama partai.

Baca Juga :  Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Yang lebih serius terjadi ketika cacat prosedur itu beririsan dengan uang negara. Dana hibah partai berasal dari APBN dan APBD. Kalau dana itu dipakai oleh kepengurusan yang secara hukum tidak sah, maka jalur pidana terbuka. Penggelapan, pemalsuan dokumen, hingga jerat UU Tipikor bukan skenario mengada-ada. Itu konsekuensi logis dari mencampur adukkan politik praktis dengan administrasi sembarangan.

Di luar ruang sidang, kerusakannya lebih dalam. Secara politik, pelanggaran mekanisme internal melahirkan dualisme kepengurusan. Kader di bawah bingung ikut siapa, publik di atas melihat partai sebagai pertunjukan internal yang berantakan.

Baca Juga :  Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Secara sosial, kepercayaan pada partai sebagai saluran aspirasi runtuh. Partai seharusnya menjadi sekolah demokrasi. Ketika sekolahnya sendiri tidak patuh pada konstitusinya, yang diajarkan hanyalah cara menyiasati aturan.

Ekonomi politiknya juga jelas. Partai yang tidak sah secara administrasi tidak bisa mengakses dana publik secara sah. Aktivitas politiknya kemudian bergantung pada uang privat, patronase, dan transaksi informal. Di titik ini, partai berhenti menjadi agregator kepentingan publik dan berubah menjadi kendaraan kepentingan pribadi.

Max Weber pernah bilang, legitimasi rasional-legal lahir dari kepatuhan pada aturan yang disepakati. Robert Michels memperingatkan tentang “hukum besi oligarki” di mana organisasi yang demokratis di atas kertas dikendalikan segelintir orang di praktik. Penunjukan tanpa Muswil adalah perpaduan keduanya: melanggar aturan rasional-legal, lalu memperkuat oligarki yang ingin menghindari kontrol kader.

Baca Juga :  Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Jadi ini bukan soal cepat atau lambat. Ini soal apakah partai masih menganggap dirinya institusi publik atau sudah merasa seperti lapak pribadi. Kalau masih menganggap diri institusi, maka jalannya jelas: kembali ke AD/ART, jalankan Muswil, biarkan kader bicara.

Kalau tidak, silakan lanjutkan praktik sulap-sulap SK. Tapi jangan kaget kalau suatu hari yang diurus bukan program politik, melainkan pembelaan di pengadilan.

Partai politik itu pilar demokrasi. Bukan lapak coba-coba.

MengirimMenciak

Baca Juga

Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh
Editorial

Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

4 September 2026
Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada
Editorial

Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

21 Juli 2026
220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi
Editorial

220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi

3 Juli 2026
Ketika Partai Lupa bahwa Ia Milik Publik
Editorial

Ketika Partai Lupa bahwa Ia Milik Publik

24 Juni 2026
Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat
Editorial

Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat

17 Juni 2026
Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat
Editorial

Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat

11 Juni 2026
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

PLN Kagetkan Pelanggan, Tagihan Rp50 Ribu Jadi Rp1 Juta

PLN Kagetkan Pelanggan, Tagihan Rp50 Ribu Jadi Rp1 Juta

Penulis Redaksi
4 September 2026

#Warga Abdya Tolak Bayar Sebelum Ada Penjelasan Transparan BLANGPIDIE | Seorang pelanggan PLN di Aceh Barat Daya dibuat kaget setengah...

Kalahkan Aneuk Nanggroe, Rajawalina Fc Tantang JF FC Aceh Utara di Grand Final Piala KPA Simpang Ulim

Kalahkan Aneuk Nanggroe, Rajawalina Fc Tantang JF FC Aceh Utara di Grand Final Piala KPA Simpang Ulim

Penulis Redaksi
4 September 2026

ACEH TIMUR | Rajawalina FC berhasil melaju ke partai puncak KPA Simpang Ulim Cup I 2026 setelah menundukkan Aneuk Nanggroe...

Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Penulis Redaksi
4 September 2026

ACEH seharusnya jadi lumbung. Hutan menyimpan biodiversitas dunia. Laut membentang luas dengan hasil ikan melimpah. Di bawah tanah terpendam minyak,...

“Satu Guru Satu Pohon”, Cara Aceh Timur Jadikan Pendidikan Benteng Ekologi

“Satu Guru Satu Pohon”, Cara Aceh Timur Jadikan Pendidikan Benteng Ekologi

Penulis Redaksi
3 September 2026

#Bupati Al-Farlaky canangkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon di HARDIKDA 2026 ACEH TIMUR | Peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) tahun...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In