• Terbaru
Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

21 Juli 2026
PLN Kagetkan Pelanggan, Tagihan Rp50 Ribu Jadi Rp1 Juta

PLN Kagetkan Pelanggan, Tagihan Rp50 Ribu Jadi Rp1 Juta

4 September 2026
Kalahkan Aneuk Nanggroe, Rajawalina Fc Tantang JF FC Aceh Utara di Grand Final Piala KPA Simpang Ulim

Kalahkan Aneuk Nanggroe, Rajawalina Fc Tantang JF FC Aceh Utara di Grand Final Piala KPA Simpang Ulim

4 September 2026
Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

4 September 2026
“Satu Guru Satu Pohon”, Cara Aceh Timur Jadikan Pendidikan Benteng Ekologi

“Satu Guru Satu Pohon”, Cara Aceh Timur Jadikan Pendidikan Benteng Ekologi

3 September 2026
Semifinal Sengit Piala KPA Simpang Ulim, JF FC Aceh Utara Hentikan Langkah KPA Darul Falah

Semifinal Sengit Piala KPA Simpang Ulim, JF FC Aceh Utara Hentikan Langkah KPA Darul Falah

3 September 2026
Aneuk Nanggroe Amankan Tiket Semifinal Usai Kalahkan Tuan Rumah di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

Aneuk Nanggroe Amankan Tiket Semifinal Usai Kalahkan Tuan Rumah di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

2 September 2026
Pemkab Aceh Timur Terima Bantuan Alat Ortotik Prostetik dari RSO Soeharso

Pemkab Aceh Timur Terima Bantuan Alat Ortotik Prostetik dari RSO Soeharso

2 September 2026
Rajawalina melaju ke Semifinal Usai Kalahkan Young Warriors di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

Rajawalina melaju ke Semifinal Usai Kalahkan Young Warriors di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

1 September 2026
Kebakaran Hanguskan Kios dan Ruko di Lambaro, 1 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Hanguskan Kios dan Ruko di Lambaro, 1 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

1 September 2026
Al-Farlaky Launching Huntap Aceh Timur: Awal dari 2.033 Rumah Baru untuk Korban Banjir

Al-Farlaky Launching Huntap Aceh Timur: Awal dari 2.033 Rumah Baru untuk Korban Banjir

31 Agustus 2026
JF FC Kukuhkan Dominasi, Tundukkan Julok Putra 2-1 di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

JF FC Kukuhkan Dominasi, Tundukkan Julok Putra 2-1 di KPA Simpang Ulim Cup I 2026

31 Agustus 2026
Panitia KPA Simpang Ulim Cup I Bagikan 10 Hadiah Doorprize, Suasana Lapangan Makin Meriah

Panitia KPA Simpang Ulim Cup I Bagikan 10 Hadiah Doorprize, Suasana Lapangan Makin Meriah

30 Agustus 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

Redaksi Penulis Redaksi
Selasa, 07/21/2026 | 16:49 WIB
Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

Ilustrasi kebun sawit. (Foto: Ist).

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Ditengah gencarnya promosi investasi, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyatakan seluruh kebun sawit Aceh bebas dari deforestasi. Sekaligus mengundang perusahaan global untuk menanamkan modalnya.

Klaimnya terdengar bersih. Narasinya hijau. Pesannya meyakinkan: Aceh layak dipercaya pasar dunia.

Tapi ada satu pertanyaan dasar yang belum dijawab: kalau memang sebersih itu, kenapa CPO Aceh sampai hari ini masih harus numpang olah ke Sumatera Utara?

Di sinilah letak persoalannya. Kita sibuk menjual narasi keberlanjutan kepada investor luar, tapi lupa menyelesaikan pekerjaan rumah di dalam: membangun industri hilir.

Pemerintah Aceh sendiri berkali-kali mengakui keterbatasan itu. Tidak ada pabrik pengolahan yang memadai. Akibatnya, nilai tambah terbesar dari sawit Aceh tidak pernah mampir di Aceh.

Yang kita kirim ke Medan bukan hanya minyak mentah. Yang ikut keluar adalah lapangan kerja, pajak daerah, transfer teknologi, dan masa depan industrialisasi kita.

Baca Juga :  Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Ini paradoks. Di satu sisi kita mengklaim standar keberlanjutan tertinggi. Di sisi lain, kita gagal menangkap manfaat ekonomi paling dasar dari komoditas itu.

Klaim “bebas deforestasi” hari ini juga bukan perkara sederhana. Pasar global tidak lagi cukup dengan deklarasi.

Mereka menuntut traceability. Legalitas lahan. Bukti perlindungan kawasan konservasi. Penghormatan pada hak masyarakat. Hingga audit independen yang datanya bisa dibuka.

Tanpa itu semua, kalimat “bersih” hanya akan dibaca sebagai slogan. Dan slogan tidak bisa meyakinkan pembeli yang sudah trauma greenwashing.

Paradoks kedua: klaim itu berpotensi melahirkan rasa aman palsu. Seolah persoalan lingkungan Aceh sudah selesai.

Padahal tekanannya tidak berhenti di kebun sawit. Ada fragmentasi habitat karena jalan. Ada tambang. Ada konflik manusia dan satwa. Ada kebakaran. Ada perubahan tata ruang yang belum tertib.

Baca Juga :  Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Laporan-laporan sebelumnya juga pernah menyorot dugaan pembukaan hutan di area konsesi sawit di Aceh. Artinya, tata kelola tidak bisa ditutup hanya dengan satu pernyataan di forum investasi.

Investor global hari ini jauh lebih cerdas. Pertanyaannya bukan “apakah produk Anda hijau?”

Pertanyaannya adalah: “Siapa yang memverifikasi?” “Datanya di mana?” “Bagaimana Anda menyelesaikan konflik lahan?”

Jawabannya tidak ada di pidato. Jawabannya ada di institusi. Ada di sistem. Ada di keberanian pemerintah membuka data untuk diuji publik.

Ironisnya, Aceh punya aset yang jauh lebih mahal dari sekadar sawit. Kita punya Leuser. Kita punya hutan tropis terakhir. Kita punya keanekaragaman hayati yang tidak bisa ditanam ulang.

Baca Juga :  Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Aset itu bisa jadi fondasi daya saing jangka panjang. Tapi hanya jika dijaga dengan tata kelola kredibel, bukan hanya dipoles dengan narasi pemasaran.

Karena itu, yang dibutuhkan Aceh bukan lagi lomba membuat slogan hijau.

Yang kita butuhkan adalah keberanian membangun tata kelola hijau. Keberanian membangun pabrik. Keberanian memastikan rakyat Aceh yang pertama menikmati kue dari tanahnya sendiri.

Ingat, investasi berkualitas tidak datang kepada daerah yang paling keras berteriak “kami berkelanjutan”.

Ia datang kepada daerah yang paling mampu membuktikannya.

Dan di era ketika dunia alergi terhadap greenwashing, kejujuran adalah strategi investasi yang paling menguntungkan.

Bukan karena terdengar baik. Tapi karena terbukti benar.

MengirimMenciak

Baca Juga

Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh
Editorial

Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

4 September 2026
220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi
Editorial

220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi

3 Juli 2026
Ketika Partai Lupa bahwa Ia Milik Publik
Editorial

Ketika Partai Lupa bahwa Ia Milik Publik

24 Juni 2026
Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba
Editorial

Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba

22 Juni 2026
Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat
Editorial

Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat

17 Juni 2026
Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat
Editorial

Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat

11 Juni 2026
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

PLN Kagetkan Pelanggan, Tagihan Rp50 Ribu Jadi Rp1 Juta

PLN Kagetkan Pelanggan, Tagihan Rp50 Ribu Jadi Rp1 Juta

Penulis Redaksi
4 September 2026

#Warga Abdya Tolak Bayar Sebelum Ada Penjelasan Transparan BLANGPIDIE | Seorang pelanggan PLN di Aceh Barat Daya dibuat kaget setengah...

Kalahkan Aneuk Nanggroe, Rajawalina Fc Tantang JF FC Aceh Utara di Grand Final Piala KPA Simpang Ulim

Kalahkan Aneuk Nanggroe, Rajawalina Fc Tantang JF FC Aceh Utara di Grand Final Piala KPA Simpang Ulim

Penulis Redaksi
4 September 2026

ACEH TIMUR | Rajawalina FC berhasil melaju ke partai puncak KPA Simpang Ulim Cup I 2026 setelah menundukkan Aneuk Nanggroe...

Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Dari Lumbung ke Lubang: Ironi Ekonomi Aceh

Penulis Redaksi
4 September 2026

ACEH seharusnya jadi lumbung. Hutan menyimpan biodiversitas dunia. Laut membentang luas dengan hasil ikan melimpah. Di bawah tanah terpendam minyak,...

“Satu Guru Satu Pohon”, Cara Aceh Timur Jadikan Pendidikan Benteng Ekologi

“Satu Guru Satu Pohon”, Cara Aceh Timur Jadikan Pendidikan Benteng Ekologi

Penulis Redaksi
3 September 2026

#Bupati Al-Farlaky canangkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon di HARDIKDA 2026 ACEH TIMUR | Peringatan Hari Pendidikan Daerah (HARDIKDA) tahun...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In