• Terbaru
Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

21 Juli 2026
Istri Bupati Aceh Timur Fasilitasi Irfan Korban Kekerasan Mondok di Pesantren Dayah Amal

Istri Bupati Aceh Timur Fasilitasi Irfan Korban Kekerasan Mondok di Pesantren Dayah Amal

18 Juli 2026
Aceh Timur Kebut Pembangunan Huntara, 1.367 Unit Sudah Terbangun

Jaga Kebersihan, Bupati Aceh Timur Wajibkan Pelaku Usaha Sediakan Tempat Sampah

18 Juli 2026
Tokoh Pemuda Ranto Peureulak Apresiasi Komitmen Bupati Aceh Timur Bangun Jembatan Penghubung

Tokoh Pemuda Ranto Peureulak Apresiasi Komitmen Bupati Aceh Timur Bangun Jembatan Penghubung

14 Juli 2026
Bupati Al-Farlaky Beri Teladan, Antar Putra ke Sekolah pada Hari Pertama

Bupati Al-Farlaky Beri Teladan, Antar Putra ke Sekolah pada Hari Pertama

13 Juli 2026
Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejagung

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejagung

11 Juli 2026
Pemkab Aceh Timur Serahkan Bantuan Masa Panik ke Korban Kebakaran di Seumanah Jaya

Pemkab Aceh Timur Serahkan Bantuan Masa Panik ke Korban Kebakaran di Seumanah Jaya

11 Juli 2026
Ratusan Mahasiswa IAIN Langsa Napak Tilas ke Makam Kerajaan Peureulak

Ratusan Mahasiswa IAIN Langsa Napak Tilas ke Makam Kerajaan Peureulak

11 Juli 2026
Bupati Aceh Timur Buka Piala Bupati Cup II, Hidupkan Kembali Lapangan Benteng

Bupati Aceh Timur Buka Piala Bupati Cup II, Hidupkan Kembali Lapangan Benteng

8 Juli 2026
Bupati Aceh Timur Temui Warga Seumanah Jaya, Jelaskan Skema Bantuan Banjir dari Pusat

Bupati Aceh Timur Temui Warga Seumanah Jaya, Jelaskan Skema Bantuan Banjir dari Pusat

6 Juli 2026
Taruna Politeknik Malahayati Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Meninggal, Total 4 Orang Tewas

Taruna Politeknik Malahayati Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Meninggal, Total 4 Orang Tewas

6 Juli 2026
Bupati Aceh Timur Lantik 57 Keuchik, Tekankan Peran Ujung Tombak Pembangunan

Bupati Aceh Timur Lantik 57 Keuchik, Tekankan Peran Ujung Tombak Pembangunan

6 Juli 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

Redaksi Penulis Redaksi
Selasa, 07/21/2026 | 16:49 WIB
Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

Ilustrasi kebun sawit. (Foto: Ist).

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Ditengah gencarnya promosi investasi, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyatakan seluruh kebun sawit Aceh bebas dari deforestasi. Sekaligus mengundang perusahaan global untuk menanamkan modalnya.

Klaimnya terdengar bersih. Narasinya hijau. Pesannya meyakinkan: Aceh layak dipercaya pasar dunia.

Tapi ada satu pertanyaan dasar yang belum dijawab: kalau memang sebersih itu, kenapa CPO Aceh sampai hari ini masih harus numpang olah ke Sumatera Utara?

Di sinilah letak persoalannya. Kita sibuk menjual narasi keberlanjutan kepada investor luar, tapi lupa menyelesaikan pekerjaan rumah di dalam: membangun industri hilir.

Pemerintah Aceh sendiri berkali-kali mengakui keterbatasan itu. Tidak ada pabrik pengolahan yang memadai. Akibatnya, nilai tambah terbesar dari sawit Aceh tidak pernah mampir di Aceh.

Yang kita kirim ke Medan bukan hanya minyak mentah. Yang ikut keluar adalah lapangan kerja, pajak daerah, transfer teknologi, dan masa depan industrialisasi kita.

Baca Juga :  220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi

Ini paradoks. Di satu sisi kita mengklaim standar keberlanjutan tertinggi. Di sisi lain, kita gagal menangkap manfaat ekonomi paling dasar dari komoditas itu.

Klaim “bebas deforestasi” hari ini juga bukan perkara sederhana. Pasar global tidak lagi cukup dengan deklarasi.

Mereka menuntut traceability. Legalitas lahan. Bukti perlindungan kawasan konservasi. Penghormatan pada hak masyarakat. Hingga audit independen yang datanya bisa dibuka.

Tanpa itu semua, kalimat “bersih” hanya akan dibaca sebagai slogan. Dan slogan tidak bisa meyakinkan pembeli yang sudah trauma greenwashing.

Paradoks kedua: klaim itu berpotensi melahirkan rasa aman palsu. Seolah persoalan lingkungan Aceh sudah selesai.

Padahal tekanannya tidak berhenti di kebun sawit. Ada fragmentasi habitat karena jalan. Ada tambang. Ada konflik manusia dan satwa. Ada kebakaran. Ada perubahan tata ruang yang belum tertib.

Baca Juga :  Ketika Partai Lupa bahwa Ia Milik Publik

Laporan-laporan sebelumnya juga pernah menyorot dugaan pembukaan hutan di area konsesi sawit di Aceh. Artinya, tata kelola tidak bisa ditutup hanya dengan satu pernyataan di forum investasi.

Investor global hari ini jauh lebih cerdas. Pertanyaannya bukan “apakah produk Anda hijau?”

Pertanyaannya adalah: “Siapa yang memverifikasi?” “Datanya di mana?” “Bagaimana Anda menyelesaikan konflik lahan?”

Jawabannya tidak ada di pidato. Jawabannya ada di institusi. Ada di sistem. Ada di keberanian pemerintah membuka data untuk diuji publik.

Ironisnya, Aceh punya aset yang jauh lebih mahal dari sekadar sawit. Kita punya Leuser. Kita punya hutan tropis terakhir. Kita punya keanekaragaman hayati yang tidak bisa ditanam ulang.

Baca Juga :  Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba

Aset itu bisa jadi fondasi daya saing jangka panjang. Tapi hanya jika dijaga dengan tata kelola kredibel, bukan hanya dipoles dengan narasi pemasaran.

Karena itu, yang dibutuhkan Aceh bukan lagi lomba membuat slogan hijau.

Yang kita butuhkan adalah keberanian membangun tata kelola hijau. Keberanian membangun pabrik. Keberanian memastikan rakyat Aceh yang pertama menikmati kue dari tanahnya sendiri.

Ingat, investasi berkualitas tidak datang kepada daerah yang paling keras berteriak “kami berkelanjutan”.

Ia datang kepada daerah yang paling mampu membuktikannya.

Dan di era ketika dunia alergi terhadap greenwashing, kejujuran adalah strategi investasi yang paling menguntungkan.

Bukan karena terdengar baik. Tapi karena terbukti benar.

MengirimMenciak

Baca Juga

220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi
Editorial

220 Hari, Negara Mengubur Korban Banjir Aceh Dalam Lumpur Birokrasi

3 Juli 2026
Ketika Partai Lupa bahwa Ia Milik Publik
Editorial

Ketika Partai Lupa bahwa Ia Milik Publik

24 Juni 2026
Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba
Editorial

Partai Politik Itu Pilar Demokrasi, Bukan Lapak Coba-Coba

22 Juni 2026
Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat
Editorial

Pahlawan Versi Mereka, Beban Versi Rakyat

17 Juni 2026
Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat
Editorial

Bangsa Gagal Sebelum Bangkrut: Tanda-Tanda Sudah Terlihat

11 Juni 2026
Tanah Beutong Bukan Meja Judi Investor
Editorial

Tanah Beutong Bukan Meja Judi Investor

1 Juni 2026
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

Aceh Jual Cerita Hijau, Tapi Pabriknya Tak Pernah Ada

Penulis Redaksi
21 Juli 2026

Ditengah gencarnya promosi investasi, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyatakan seluruh kebun sawit Aceh bebas dari deforestasi. Sekaligus mengundang perusahaan global untuk...

Istri Bupati Aceh Timur Fasilitasi Irfan Korban Kekerasan Mondok di Pesantren Dayah Amal

Istri Bupati Aceh Timur Fasilitasi Irfan Korban Kekerasan Mondok di Pesantren Dayah Amal

Penulis Redaksi
18 Juli 2026

ACEH TIMUR | Istri Bupati Aceh Timur sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kabupaten Aceh Timur, Nyonya Dr. Lismawani,...

Aceh Timur Kebut Pembangunan Huntara, 1.367 Unit Sudah Terbangun

Jaga Kebersihan, Bupati Aceh Timur Wajibkan Pelaku Usaha Sediakan Tempat Sampah

Penulis Redaksi
18 Juli 2026

ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, mewajibkan seluruh pelaku usaha, pedagang, dan pengelola kegiatan ekonomi menyediakan tempat...

Tokoh Pemuda Ranto Peureulak Apresiasi Komitmen Bupati Aceh Timur Bangun Jembatan Penghubung

Tokoh Pemuda Ranto Peureulak Apresiasi Komitmen Bupati Aceh Timur Bangun Jembatan Penghubung

Penulis Redaksi
14 Juli 2026

ACEH TIMUR | Tokoh Pemuda Ranto Peureulak, Muhammad Hafidh Akbar, mengapresiasi langkah Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky yang memprioritaskan...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In