#Bank Indonesia membawa Rp 5 miliar uang layak edar ke lima pulau terluar Aceh. Distribusi dilakukan sepekan bersama TNI AL lewat kapal perang KRI Tuna-876.
ACEH | Bank Indonesia turun ke laut untuk mengedarkan uang. Kamis 18 Juni 2026, BI memulai ekspedisi kas keliling ke lima pulau 3T di Aceh menggunakan KRI Tuna-876 milik TNI Angkatan Laut.
Total uang yang dibawa Rp 5 miliar, naik 25 persen dari tahun lalu. Tim akan menyinggahi Pulau Weh di Sabang, Pulau Breuh dan Pulau Nasi di Aceh Besar, Kepulauan Simeulue, serta Kepulauan Banyak di Aceh Singkil hingga 24 Juni.
“Ekspedisi ini memastikan masyarakat di pulau-pulau terluar tetap punya akses Rupiah yang layak edar,” kata Pelaksana Harian Kepala Perwakilan BI Aceh Hertha Bastiawan di Banda Aceh.
Lewat layanan kas keliling 3T, warga bisa menukar uang lusuh, cacat, dan rusak dengan uang baru. Tujuannya sederhana: menjaga roda ekonomi tetap jalan di wilayah yang jauh dari kantor bank.
Hertha mengakui distribusi ke kepulauan bukan perkara mudah. Tantangan geografis membuat BI menggandeng TNI AL sejak 2012. Sejak itu, 150 ekspedisi sudah berjalan dan 766 pulau terpencil terjangkau.
Tahun ini targetnya lebih besar: 19 kegiatan di 19 provinsi untuk 97 pulau. Ekspedisi Aceh menjadi yang ke-10.
“Ini juga bagian dari memperkuat kedaulatan ekonomi negara,” ujar Hertha.

























