• Terbaru
Melebihi Otsus, Hilirisasi Janjikan Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Inklusif

Melebihi Otsus, Hilirisasi Janjikan Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Inklusif

19 November 2024
Perkuat Sinergi Forkopimda, Bupati Al-Farlaky Dan Kapolres Baru Aceh Timur Bahas Keamanan Dan Pembangunan Daerah

Perkuat Sinergi Forkopimda, Bupati Al-Farlaky Dan Kapolres Baru Aceh Timur Bahas Keamanan Dan Pembangunan Daerah

18 September 2026
Respon Keluhan Balap Liar Hingga Narkoba, Polres Langsa Siapkan Penindakan dan Gampong Zero Judi Online

Respon Keluhan Balap Liar Hingga Narkoba, Polres Langsa Siapkan Penindakan dan Gampong Zero Judi Online

18 September 2026
Bantah Jadup Tak Pernah Diterima, Pemkab Aceh Timur: Tahap Pertama Rp 100 Miliar Sudah Cair

Bantah Jadup Tak Pernah Diterima, Pemkab Aceh Timur: Tahap Pertama Rp 100 Miliar Sudah Cair

17 September 2026
Dukungan KKP Tiba, Bupati Al-Farlaky: Ini Langkah Awal Pemulihan Perikana di Aceh Timur

Dukungan KKP Tiba, Bupati Al-Farlaky: Ini Langkah Awal Pemulihan Perikana di Aceh Timur

16 September 2026
Hambali Kembali Dutunjuk Nahkodai Panglima KPA Sagoe Pante Bidari

Hambali Kembali Dutunjuk Nahkodai Panglima KPA Sagoe Pante Bidari

12 September 2026
Ny Lismawani Al-Farlaky Sabet Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I Se-Aceh

Ny Lismawani Al-Farlaky Sabet Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I Se-Aceh

11 September 2026
Polri untuk Masyarakat, KPA Sagoe Simpang Ulim Siap Bersinergi dengan Kapolres Baru

Polri untuk Masyarakat, KPA Sagoe Simpang Ulim Siap Bersinergi dengan Kapolres Baru

10 September 2026
Bukan Pencitraan, PKB Nilai Lobi Al-Farlaky ke Pusat Jawab Keluhan Jalan Rusak

Bukan Pencitraan, PKB Nilai Lobi Al-Farlaky ke Pusat Jawab Keluhan Jalan Rusak

10 September 2026
Lantik Komisioner Baitul Mal, Bupati Al-Farlaky: Tak Boleh Ada Calo Zakat!

Lantik Komisioner Baitul Mal, Bupati Al-Farlaky: Tak Boleh Ada Calo Zakat!

9 September 2026
Dugaan MBG Beracun di Bener Meriah, YAC Tagih BPOM Buka Hasil Lab

Dugaan MBG Beracun di Bener Meriah, YAC Tagih BPOM Buka Hasil Lab

9 September 2026
Lagi! Bupati Al-Farlaky Dinobatkan Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

Lagi! Bupati Al-Farlaky Dinobatkan Kepala Daerah Populer Penanganan Bencana di Wilayah Terisolir

6 September 2026
Rahmat Aron Pecah Kebuntuan, JF FC Aceh Utara Raih Mahkota KPA Cup I Simpang Ulim

Rahmat Aron Pecah Kebuntuan, JF FC Aceh Utara Raih Mahkota KPA Cup I Simpang Ulim

5 September 2026
Berita Online, BisaBaca
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
Berita Online, BisaBaca

Melebihi Otsus, Hilirisasi Janjikan Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Inklusif

Redaksi Penulis Redaksi
Selasa, 11/19/2024 | 16:47 WIB
Melebihi Otsus, Hilirisasi Janjikan Pertumbuhan Ekonomi yang Lebih Inklusif

Munzir Abe, Pengurus prima Aceh dan Wakil ketua Badan Pemenangan Mualem. (Foto: Dok. Pribadi).

Bagi ke WhatsAppBagi Ke Twitter

Oleh: Munzir Abe, Pengurus Prima Aceh dan Wakil ketua Badan Pemenangan Mualem

BANDA ACEH, BISAAPA.CO.ID | Dana Otonomi Khusus (Otsus) selama ini menjadi instrumen utama dalam upaya pemerintah Aceh untuk mempercepat pembangunan di daerah-daerah. Namun, seiring berjalannya waktu muncul pertanyaan mengenai keberlanjutan dan efektivitas model otsus dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dalam sesi debat calon gubernur Aceh, otsus menjadi isu yang di soroti oleh kedua pasangan calon. Keduanya menampilkan jurus jitu masing-masing untuk memperjuangkan dana otsus abadi, masing-masing menegaskan akan melobi pemerintah pusat hingga akan perjuangkan lahirnya peraturan pemerintah pengganti undang-undang.

Sebagai alternatif, konsep hilirisasi mulai mencuat sebagai solusi yang lebih menjanjikan. Hilirisasi, artinya pengolahan sumber daya alam sampai menjadi produk akhir dengan nilai tambah yang lebih tinggi, dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Walaupun tidak disinggung dalam debat, hal ini termuat jelas dalam naskah visi misi calon gubernur Aceh nomor urut 2 Mualem-Dek Fadh, bahwa hilirisasi menjadi program prioritas dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan sebagai mana visi-misi Presiden Prabowo Subianto.

Anggaran otsus yang dikucurkan untuk Aceh dalam 15 tahun terakhir mencapai Rp 95,93 triliun. Serapan dana otsus di alokasikan pada berbagai kegiatan pemerintahan meliputi pembangunan infrastruktur, tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan.

Ditengah gagasan pembangunan Aceh yang berkelanjutan, isu dana Otsus Aceh akan berakhir menjadi perhatian banyak pihak tentang bagaimana kemudian Aceh tetap tegak membangun programnya ketika dana Otsus berakhir.

Pertanyaan yang muncul kemudian, Mengapa hilirisasi menjanjikan?

Nilai Tambah yang lebih besar, yaaa. Dengan mengolah bahan mentah menjadi produk jadi, nilai ekonomis suatu komoditas akan meningkat secara signifikan. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah dan negara.

Penambahan nilai tambah tersebut akan berdampak pada meningkatnya harga jual, karena sudah menjadi hukum ekonomi ketika produk jadi umumnya memiliki harga jual yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan bahan mentah. Hal ini dikarenakan adanya nilai tambah yang tercipta dari proses pengolahan, seperti desain, branding, dan teknologi yang digunakan.

Salin itu, hilirisasi juga akan menghasilkan produk yang beragam. Hal tersebut memungkinkan daerah Aceh untuk tidak hanya bergantung pada satu jenis produk saja, melainkan dapat menghasilkan berbagai macam produk turunan. Hal ini akan meningkatkan ketahanan ekonomi daerah terhadap fluktuasi harga komoditas global.

Katakanlah Aceh memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari minyak bumi, gas alam hingga hasil pertanian dan perikanan. Dengan melakukan hilirisasi inilah, Aceh dapat meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.

Contoh kongkrit dalam sektor minyak bumi, pembangunan kompleks petrokimia di Aceh dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan daerah dan mengurangi impor produk petrokimia. Hal ini tentu dapat membantu kita keluar sebagai daerah termiskin di pulau Sumatra.

Begitu juga di sektor pertanian, Aceh terkenal dengan produksi kopi, lada, dan buah-buahan. Produk-produk pertanian ini dapat diolah menjadi produk olahan dengan nilai tambah yang lebih tinggi seperti kopi bubuk, cokelat, dan sari buah. Selain komoditas tersebut, Aceh juga memiliki keanekaragaman hayati yang belum di manfaatkan secara optimal.

Dalam proses hilirisasi sektor pertanian, pemerintah Aceh kedepan dapat melakukan skema pengembangan industri pengolahan kopi, meningkatkan kualitas dan nilai jual kopi Aceh di pasar global. Selain itu, pengembangan industri pengolahan buah-buahan dapat menghasilkan produk-produk olahan yang bernilai tambah tinggi, seperti selai, sirup, dan jus.

Pada sektor perikanan, juga demikian. Pembangunan pabrik pengolahan ikan di Aceh dapat meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan nelayan, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi limbah perikanan.

Hilirisasi juga dapat dilakukan pada sektor perkebunan, Aceh memiliki perkebunan kelapa sawit yang luas. Buah kelapa sawit dapat diolah menjadi berbagai produk turunan seperti minyak goreng, margarin, dan biodiesel. Pengembangan industri pengolahan kelapa sawit di Aceh dapat meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan dan mengurangi ketergantungan pada ekspor minyak mentah kelapa sawit.

Dampak besar yang akan didapat tentu dapat membantu kita dalam membangun Aceh secara berkelanjutan, berikut dengan peningkatan pendapatan Asli daerah, penciptaan lapangan pekerjaan, pengembangan industri lokal dan pertumbuhan ekonomi yang merata.

Saya yakin dan percaya secara bertahap pasangan Mualem-Dek Fadh jika terpilih menjadi Gubernur Aceh dapat mewujudkannya serta mampu mengatasi tantangan ini kedepan.

 

Tulisan ini sepenuhnya hak dan milik serta tanggung jawab si penulis

MengirimMenciak

Baca Juga

Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus
Opini

Indonesia Tidak Akan Kalah Melawan Desas-desus

2 Agustus 2026
Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita
Opini

Membedakan Kritik, Heater dan Buzzer Dalam Ruang Publik Kita

15 Mei 2026
Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran
Opini

Di Ambang Eskalasi: Mengukur Arah Konflik Israel–Iran

1 Maret 2026
Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?
Opini

Sekda Aceh: Tugas Atau Catur?

2 Februari 2026
Membangun Aceh Tangguh Bencana
Opini

Membangun Aceh Tangguh Bencana

24 Januari 2026
Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan
Opini

Bencana Aceh, Negara, dan Paradoks Kekuasaan

28 Desember 2025
  • “Sang Pengkhianat”

    “Sang Pengkhianat”

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Pembunuh di Aceh Timur Terungkap, Pelaku Ditangkap dalam Waktu 1 Jam

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Oknum Ketua PPS di Simpang Ulim Diduga Arahkan Anggotanya Pilih Paslon Tole untuk Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Tragedi Hari Kemerdekaan: Bocah 10 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0
  • Isu Politik Bayangi Pemulihan, Diduga Ada Operasi Jatuhkan Marwah Bupati Aceh Timur

    0 Membagi
    Bagikan 0 Menciak 0

Berita Lainnya

Perkuat Sinergi Forkopimda, Bupati Al-Farlaky Dan Kapolres Baru Aceh Timur Bahas Keamanan Dan Pembangunan Daerah

Perkuat Sinergi Forkopimda, Bupati Al-Farlaky Dan Kapolres Baru Aceh Timur Bahas Keamanan Dan Pembangunan Daerah

Penulis Redaksi
18 September 2026

ACEH TIMUR | Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menerima kunjungan silaturahmi Kapolres Aceh Timur yang baru AKBP Aris Cai...

Respon Keluhan Balap Liar Hingga Narkoba, Polres Langsa Siapkan Penindakan dan Gampong Zero Judi Online

Respon Keluhan Balap Liar Hingga Narkoba, Polres Langsa Siapkan Penindakan dan Gampong Zero Judi Online

Penulis Redaksi
18 September 2026

LANGSA | Berbagai pelanggaran hukum mulai dari balap liar, anak di bawah umur mengendarai motor, hingga dugaan narkoba dan judi...

Bantah Jadup Tak Pernah Diterima, Pemkab Aceh Timur: Tahap Pertama Rp 100 Miliar Sudah Cair

Bantah Jadup Tak Pernah Diterima, Pemkab Aceh Timur: Tahap Pertama Rp 100 Miliar Sudah Cair

Penulis Redaksi
17 September 2026

ACEH TIMUR | Pemerintah Kabupaten Aceh Timur membantah kabar yang menyebut bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi korban banjir tidak pernah...

Dukungan KKP Tiba, Bupati Al-Farlaky: Ini Langkah Awal Pemulihan Perikana di Aceh Timur

Dukungan KKP Tiba, Bupati Al-Farlaky: Ini Langkah Awal Pemulihan Perikana di Aceh Timur

Penulis Redaksi
16 September 2026

ACEH TIMUR | Harapan pembudidaya tambak di Aceh Timur untuk bangkit pascabanjir mulai menemukan titik terang. Rabu (16/9/2026), Kementerian Kelautan...

Berita Online, BisaBaca

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Hubungi Kami

  • Masuk
Tidak Ada Hasi
Lihat Semua Hasil
  • BERANDA
  • RAGAM
  • OPINI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • WISATA
  • FOTO

Copyright © 2023. PT. Bisa Apa Media, All rights reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In